Tips Menanam Ubi Jalar Merah

Pertanianku – Ubi jalar yang memiliki nama ilmiah Ipomea batatas L, merupakan tanaman yang mengandung karbohidrat yang tinggi. Salah satu jenis dari ubi jalar adalah ubi jalar merah.

Tips Menanam Ubi Jalar Merah

Tanaman yang tidak memerlukan banyak pupuk ini berasal dari Papua dan mengandung senyawa beta karotena. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), senyawa pada jenis ubi jalar tersebut dapat menurunkan inveksi HIV/AIDS. Terdapat senyawa pembentuk vitamin A yang paling tinggi dengan jumlah yang mencapai 89% dari kebutuhan harian dan salah satunya adalah beta karotena.

Loading...

Ubi jalar termasuk jenis ubi jalar merah cocok ditanam di tempat yang memiliki curah hujan 750—1.500 mm/tahun dan memiliki suhu ideal sekitar 21—27derajat Celcius. Pada proses menanam ubi jalar merah, diperlukan penyinaran matahari sekitar 11—12 jam per harinya. Namun, di Indonesia, tanaman tersebut dapat ditanam di dataran rendah yang memiliki ketinggian sekitar 500 mdpl. Jika ditanam di ketinggian yang lebih dari 1.000 mdpl, terdapat jarak yang lebih panjang dari waktu penanaman hingga waktu panen.

Penyiapan bibit dengan kualitas yang baik dan sehat merupakan langkah awal yang harus dilakukan. Terdapat 2 cara menyiapkan bibit ubi jalar merah agar dapat dibudidaya.

Pertama, menanam ubi jalar merah dapat dilakukan dengan cara generatif, yaitu dengan memperbanyak melalui umbi pilihan. Biarkan umbi di tempat yang lembap dan teduh hingga mengeluarkan tunas yang kemudian akan dipotong dan siap untuk ditanam.

Kedua, cara vegetatif dengan melakukan stek dari indukan tanaman dengan umur di atas 2 bulan. Untuk melakukannya terdapat beberapa syarat berikut.

  • Pilih indukan dengan ruas yang pendek.
  • Potong batang sepanjang 15—25 cm dan di setiap potongannya terdapat setidaknya 2 ruas batang.
  • Papas sebagian daun.
  • Ikat batang dan biarkan selama 1 minggu di tempat teduh.

Setelah itu, siapkan tanah yang digunakan untuk menanam. Ketentuan tanah yang dapat digunakan sebagai berikut.

  • Tanah lempung berpasir yang gembur karena mengandung hara dan drainase baik, dapat menggunakan lahan tegalan (akhir musim hujan) ataupun bekas sawah (musim kemarau).
  • pH tanah 5,5—7,5.

Bajak tanah atau cangkul dan bentuk dengan tinggi dan lebar sekitar 30—40 cm dan 60—100 cm dengan jarak antarbedengan kurang lebih 40—60 cm.

Ketika tanah siap, tanam 2/3 bagian stek batang dan terdapat 2 baris tanaman dalam 1 bedengan dengan jarak antartanaman dan baris, yaitu 30 cm dan 40 cm. Pada awal pertumbuhan, jaga kelembapan tanah dengan menyiramnya setiap pagi dan sore. Pengecekan keseluruhan sebaiknya dilakukan pada usia 2—3 setelah masa tanam. Pembongkaran tanah kanan-kiri beradius 10 tanaman dilakukan 4 minggu setelah ditanam. Tutup kembali tanah yang dibongkar dan rapikan akar pada umur 6—8 minggu. Tanaman ubi jalar merah siap dipanen pada umur 3,5—4 bulan.

Loading...
Loading...