Tips Mencegah Kegagalan dalam Proses Perkawinan Kambing

Pertanianku — Proses perkawinan kambing tidak selalu berjalan mulus dan terkadang bisa saja terjadi kesalahan sehingga menyebabkan kegagalan. Proses yang gagal tidak akan menghasilkan apa pun bagi peternak. Kegagalan tersebut sebenarnya dapat diminimalisir dengan beberapa cara, seperti mendeteksi kapan kambing birahi, menentukan waktu kawin yang tepat, menjaga kondisi induk, dan merawat pejantan.

perkawinan kambing
foto: Pertanianku

Pastikan kambing betina sudah birahi

Perkawinan baru bisa terjadi setelah betina birahi. Untuk memancing kambing betina birahi, lepaskan jantan pada pagi dan sore hari. Biasanya, betina mengalami birahi tenang. Anda juga harus memerhatikan pejantan pada proses ini. Jika betina sedang birahi, betina akan mendekat ke pejantan, begitu pun sebaliknya.

Waktu kawin yang tepat

Waktu kawin yang tepat adalah saat kambing sudah birahi. Perkawinan dilakukan dalam tiga waktu. Jika birahi terdeteksi pada pagi hari, proses perkawinan sudah bisa dilakukan pada pagi, siang, dan sore hari, masing-masing satu kali. Jika terdeteksi pada sore hari, perkawinan bisa dilakukan pada sore, pagi hari, dan siang hari. Proses tersebut dilakukan ketika induk masih dalam masa birahi.

Jaga kondisi induk agar siklus birahi teratur

Selama masa perkawinan, Anda harus memberikan pakan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisinya. Pemberian pakan harus tepat karena kelebihan pakan malah akan menyebabkan kambing menjadi gemuk. Kambing yang kegemukan mengalami penimbunan lemak. Kondisi tersebut dapat menghambat proses reproduksi kambing, begitu pun sebaliknya. Selain itu, induk yang terlalu gemuk akan sulit mengalami birahi.

Memandikan kambing

Kambing perlu dimandikan seminggu dua kali, lalu dijemur dan digembalakan. Perlakuan ini berfungsi meregangkan otot-otot kambing agar tidak kaku dan menjaga sistem persarafan kambing dalam kondisi normal.

Baca Juga:  Makanan yang Tepat untuk Kelinci

Rawat pejantan

Bukan hanya betina yang perlu mendapatkan perlakuan. Kambing jantan juga perlu diberikan perlakuan agar tetap produktif. Kambing perlu diberikan pakan berkualitas, digembalakan, dan dijemur setiap hari. Anda juga bisa memberikan jamu setiap pejantan selesai kawin untuk mengembalikan kondisinya. Segera bawa kambing ke tenaga medis untuk mengatasi sifat abnormal yang ditemui ketika selesai kawin.