Tips Menentukan Sapi Pejantan


Pertanianku – Jika akan mengawinkan sapi betina dengan IB (inseminasi buatan), pemeliharaan sapi pejantan tidak diperlukan. Namun, peternak dapat memelihara sapi jika akan mengawinkan secara langsung. Agar dapat memberikan keturunan yang baik, pejantan yang dipelihara harus diseleksi dengan baik juga. Pilihlah sapi limousin atau keturunan limousin jantan yang betul-betul baik sehingga dapat memberikan anak yang baik dan besar.

  1. Keturunan

Untuk menjadikan sapi pejantan sebagai bibit yang baik, dapat melihat dari garis keturunannya atau tetua sapi tersebut. Sapi yang mempunyai garis keturunan limousin yang baik diharapkan dapat dijadikan pedoman bahwa keturunannya juga baik. Sebaiknya hal tersebut dibuktikan dengan adanya sertifikasi dari sapi tersebut.

  1. Kondisi fisik

Kondisi fisik sapi jantan yang baik dapat digunakan sebagai patokan sebagai pejantan unggul. Kondisi fisik sapi jantan yang baik, di antaranya berat pada waktu sapi tersebut lahir, berat sapi setelah dewasa, dan kerangka tubuhnya. Sapi jantan yang baik memiliki kerangka dan perototan yang kuat.

  1. Fertilitas

Secara fisik, fertilisasi sapi jantan dapat dilihat dari scrotumnya karenaproduksi sel sperma berhubungan dengan scrotum tersebut. Scrotu dapat dilihat dari besar dan kekokohannya. Kondisi fisik scrotumnya kanankiri atau besar kecil kedua testisnya juga harus sama. Rata-rata pejantan berumur setahun mempunyai keliling scrotum 27—34 cm.

 

Sumber: Buku Beternak Sapi Limousin

Baca Juga:  Inilah Teknik Budidaya Jangkrik yang Baik dan Benar
loading...
loading...