Tips Mengatur Padat Tebar Benih Lele


Pertanianku – Pernah mendengar kalimat “semakin banyak, semakin produktif”? Mungkin hal itu ada benarnya dalam pembesaran lele. Namun, yang dimaksud di sini bukan hanya benihnya yang diperbanyak, tetapi juga jumlah kolamnya. Jadi, jumlah benih yang ditebar harus disesuaikan dengan ukuran kolamnya. Ada yang mengatakan padat tebar benih cukup 120 ekor/m2. Ada pula yang membuat padat tebar benih mencapai 400 ekor/m2. Sebenarnya sesukanya saja karena semua itu dikaitkan dengan logika. Misalnya dengan padat tebar yang rendah, yaitu 120 ekor/m2 dikaitkan dengan tingkat kanibalisme lele yang cukup tinggi. Sementara itu, padat tebar tinggi, yaitu > 400 ekor/m2 dikaitkan dengan ruang gerak. Jadi dengan sempitnya ruang gerak, lele akan cepat tumbuh.

Lakukan Sortasi Lele Tepat Waktu

Sebenarnya padat tebar yang tinggi tidak ada masalah. Menurut Kholish Mahyuddin, padat tebar yang tinggi bisa diterapkan asalkan ketinggian air tidak kurang dari 1,4 m. Selain itu, pergantian air dasar kolam juga harus dilakukan 1—2 kali dalam seminggu, terutama satu bulan menjelang panen. Namun, Kholish sendiri menyarankan bahwa padat tebar yang optimal untuk pembesaran lele adalah 330 ekor/m3 air.

Kejadian ini dialami oleh Fajar, seorang mahasiswa UNJ berusia 20 tahun. Pemuda ini membuat pembesaran lele di Cibinong karena ingin membiayai kuliahnya sendiri tanpa harus minta ke orang tuanya. Dari lima kolam berukuran 5 m x 2 m, dia menebar benih ukuran 7—8 cm sebanyak 4.000 ekor. Berarti, kepadatan yang digunakannya adalah 400 ekor/m2. Dari kepadatan itu, dia memperoleh panen sebanyak 2,5 kwintal. Padahal, dari total benih sebanyak itu, harusnya bisa dipanen setidaknya 4 kwintal jika teknis pemeliharaan berjalan normal dan pakan cukup. Jika rata-rata panen berukuran 10 ekor/kg, jumlah yang dipanen hanya sebanyak 2.000 ekor.

Baca Juga:  3 Hal yang Perlu Anda Tahu Sebelum Budidaya Lele Dumbo

Benih sebanyak 4.000 ekor yang ditebar saling memakan atau mengalami tingkat kanibalisme yang cukup tinggi sehingga benih yang juga hilang sebanyak 2.000 ekor. Dengan dasar pengalaman sebelumnya, saat ini Fajar membuat padat tebar 200 ekor/m2. Hasilnya, dia bisa panen 1,9 kwintal.

 

Sumber: Buku Belajar Dari Kegagalan Bisnis Lele