Tips Menghemat Biaya Pakan Tanpa Menurunkan Kualitas Daging Lele

Pertanianku — Harga pakan ikan lele rentan mengalami kenaikan sering menjadi masalah bagi sebagian pembudidaya, apalagi bila usaha pembudidaya tersebut belum stabil. Salah satu siasat untuk mengatasi permasalahan pakan adalah dengan menghemat biaya pakan. Namun, penghematan tidak bisa dilakukan sembarangan karena dapat memengaruhi hasil panen.

pakan ikan lele
foto: Pertanianku

Pakan alternatif yang sering digunakan pembudidaya ikan lele adalah sisa-sisa makanan dan sayuran seperti daun kubis, tulang ikan, tulang ayam yang dihancurkan, atau usus ayam. Tak jarang, peternak juga menggunakan campuran dedak dan ikan rucah dengan perbandingan 9:1 atau campuran bekatul, jagung, dan bekicot dengan perbandingan 2:1:1.

Ikan rucah yang tidak berduri bisa langsung diberikan sebagai pakan ikan lele. Namun, untuk ikan rucah yang berduri harus direbus terlebih dahulu, kemudian digiling. Bekicot yang akan digunakan sebagai pakan sebaiknya dipisahkan dari cangkang dan dagingnya dengan cara direbus selama beberapa menit. Selanjutnya, satu per satu dagingnya dicongkel dengan alat yang runcing sehingga terpisah dari cangkangnya.

Cara lain untuk menghemat biaya pakan adalah dengan menggunakan pakan dari ayam apkir, sosis apkir, jeroan ayam, atau keong mas. Apabila pakan alternatif tersebut tidak bisa tersedia setiap kali dibutuhkan, Anda dapat mengombinasikan pakan alternatif dengan pelet dan berikan sesuai dengan ketersediaannya.

Beberapa pembudidaya biasanya mengombinasikan pakan pelet dengan pakan alternatif. Caranya, pakan alternatif diberikan setiap 2–3 hari sekali, sisanya pembudidaya memberikan pelet. Dengan cara tersebut, pembudidaya dapat menghemat biaya pakan 20–40 persen.

Untuk menjamin persediaan pakan alternatif, sebaiknya Anda menjalin kerja sama dengan pihak yang menyediakan pakan alternatif. Misalnya, peternakan ayam atau petani.

Meski dapat memenuhi kebutuhan nutrisi lele dan mampu menghemat biaya pakan, pakan alternatif tidak boleh diberikan setiap hari. Hal ini karena dapat menyebabkan daging lele terlalu lunak.

Baca Juga:  Budidaya Udang Vaname Superintensif, Panen Dua Kali Lipat

Selain memanfaatkan pakan alternatif, pembudidaya dapat menghemat biaya pakan dengan menghasilkan magot. Magot termasuk salah satu pakan alami yang bagus untuk lele.

Budidaya magot membutuhkan 10 kg ubi jalar apkir, 10 kg dedak, 3 kg jagung giling, 10 kg kepala ikan laut atau udang, 1 kg tomat, 1 kg mentimun, 1/3 kg gula merah yang dicairkan dengan 500 ml air, 250 ml starter probiotik, 20 gram jahe, temulawak, lengkuas, 5 siung bawang putih, dan 1 sendok teh merica bubuk. Cara budidaya magot bisa Anda simak di sini.