Tips Mengolah Kikil, Anti-amis dan Anti-alot

Pertanianku — Bahan makanan yang satu ini populer dengan sebutan kikil. Sebenarnya, kikil adalah bagian dari kulit sapi yang bisa dikonsumsi. Kikil disukai selain karena rasanya, juga karena teksturnya yang kenyal. Umumnya, orang tidak suka dengan bau kikil yang amis dan alot. Namun, jangan khawatir ada tips mengolah kikil anti-amis dan anti-alot secara mudah untuk Anda.

tips mengolah kikil
Foto: instagram thia887

Mengolah kikil membutuhkan trik khusus. Bahan makanan kenyal ini jika diolah dengan tidak benar, justru teksturnya akan menjadi alot. Selain itu, kikil memiliki aroma amis yang menyengat jika dibandingkan bagian sapi lainnya.

Tips pertama adalah dengan mengecek kembali kikil yang Anda dapatkan. Kikil yang dibeli biasanya masih terdapat beberapa bulu di permukaannya. Jika demikian, Anda perlu mengerok bulu ini terlebih dahulu. Kerok bulu kikil dengan pisau hingga bersih.

Loading...

Tips kedua adalah merendam kikil dalam air mendidih. Perendaman kikil ini dilakukan kurang lebih selama 20 hingga 30 menit. Tujuan perendaman ini adalah menghilangkan bau amis dan lendir pada kikil. Bagian kulit sapi memang banyak mengandung lemak yang sering kali masih melekat pada kikil.

Berikutnya, tiriskan kikil dari rendaman air panas. Ambil jeruk nipis dan peraskan pada kikil tersebut. Ratakan pada bagian kikil supaya bau amisnya berkurang. Siapkan lagi air dalam panci dan nyalakan api.

Masukkan kikil ke panci tersebut disertai dengan satu sendok makan beras. Kikil direbus selama kurang lebih 20 menit atau lebih. Tujuan dari perebusan ini adalah untuk mengempukkan kikil yang alot.

Tiriskan kikil dan cuci dengan air bersih sekali lagi. Segera rendam dengan air dingin supaya kikil lebih tahan lama ketika disimpan. Proses ini disebut heat shock, yakni mematikan bakteri tahan panas dengan menurunkan suhu secara cepat dan drastis.

Baca Juga:  Aneka Jenis Pisang yang Cocok Digoreng

Tips terakhir adalah simpan kikil yang sudah diolah di dalam lemari pendingin. Kikil akan lebih awet dalam jangka waktu yang lebih lama. Penyimpanan sebaiknya menggunakan wadah yang kedap air dan dikemas dalam kemasan kecil-kecil dalam sekali masak.

Ambil kikil sesuai kebutuhan untuk diolah lebih lanjut. Pengolahan kikil bisa dilakukan dengan memasaknya menjadi tumis, oseng-oseng, ataupun sebagai campuran makanan lain. Selamat mencoba!

Loading...
Loading...