Tips Mengoptimalkan Kinerja Pupuk untuk Tanaman Cabai

Pertanianku — Tanaman yang sedang dibudidayakan memerlukan pemupukan untuk tumbuh dengan maksimal, begitupun dengan tanaman cabai. Tanaman ini memerlukan pemupukan yang dilakukan dengan benar dan kadar atau dosis yang sesuai dengan anjuran. Pemupukan yang sembarangan malah akan menyebabkan modal produksi membengkak sehingga keuntungan yang didapatkan menjadi sedikit. Berikut ini beberapa tips memaksimalkan kinerja pupuk.

tanaman cabai
foto: Pertanianku

Kenali jenis pupuk

Pemberian pupuk harus dilakukan sesuai dengan jenis pupuk yang dipilih. Pupuk dibedakan menjadi dua jenis, yakni pupuk padat dan pupuk cair (pupuk daun). Pemberian pupuk padat dilakukan dengan cara ditaburkan secara merata ke sekitar tanaman atau bisa dilarutkan ke dalam air. Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara larikan, yakni pupuk ditaburkan menurut larikan tanaman. Cara ini dinilai lebih efektif dibanding cara lain.

Pupuk daun biasanya diberikan pada tanaman melalui penyemprotan ke daun. Pupuk yang diberikan harus membasahi seluruh permukaan daun secara merata. Waktu penyemprotan sebaiknya dilakukan pagi hari.

Sistem pengairan

Lahan dengan sistem pengairan yang baik tidak akan menyebabkan tanaman kekurangan air. Kondisi tersebut tidak akan memengaruhi pemupukan sehingga Anda bisa melakukan pemupukan seperti biasa.

Namun, bagi lahan perkebunan yang kering dan tidak memiliki sistem pengairan yang baik, pemberian pupuk akan sangat berisiko, mengingat sifat pupuk yang menyerap air. Saat kekurangan air, tanaman tidak akan mampu menyerap unsur hara yang ada di tanah. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penyiraman secara rutin dan membuat pengairan yang baik di sekitar lahan.

Perhatikan kondisi cuaca

Cuaca memegang peranan penting pada proses pemupukan. Misalnya, di daerah dengan curah hujan sedang tinggi, Anda harus memperbanyak pemupukan dibanding saat curah hujan rendah. Di daerah tersebut juga dianjurkan memperbanyak frekuensi pemupukan. Meski frekuensi pemupukan lebih banyak, jumlah dosis yang digunakan tetap sama.

Sementara itu, di daerah dengan curah hujan rendah, pemupukan tanaman cabai dianjurkan sebanyak 1–2 kali di musim kering dan 2–4 kali di musim hujan.