Tips Menyeleksi Domba Bibit

Pertanianku – Pemilihan bibit sebagai calon induk dan pejantan dimaksudkan untuk memperoleh keturunan yang memiliki sifat-sifat yang baik, seperti kesuburan dan persentase kelahiran yang tinggi, kecepatan tumbuh yang baik, produksi susu yang cukup. Untuk memilih ternak domba yang baik, banyak faktor yang harus dipertimbangkan oleh peternak, di antaranya sebagai berikut.

Perbedaan Kaming dan Domba

1. Kesehatan

Loading...

Kesehatan merupakan modal dasar dalam melakukan ternak domba yang menguntungkan. Kesehatan ternak domba ditunjukkan oleh penampilan dan perilaku dari domba itu sendiri, di antaranya adalah sebagai berikut.

a) Selalu aktif dan lincah.

b) Kepala tegap dan pandangan mata cerah.

c) Warna bulu bersih dan mengilap.

d) Kulit tidak keriput.

2. Ukuran tubuh besar

Induk betina dan pejantan yang memiliki ukuran tubuh besar dengan bobot yang tinggi, kerangka, serta tulang-tulangnya besar dan kuat akan menghasilkan anak yang besar dan berbobot tubuh tinggi pula, konstitusi yang baik, dan pertumbuhan yang cepat.

3. Temperamen

Sifat keibuan seekor domba merupakan petunjuk bahwa induk tersebut akan merawat anaknya dengan baik. Keadaan ini ditunjukkan pada penampilan induk yang jinak serta sorot matanya yang bersifat ramah. Selain itu, induk selalu menjaga anaknya dari gangguan hewan lain, misalnya anjing. Induk yang temperamennya jelek akan membiarkan dan meninggalkan anaknya ketika mereka mendekat untuk menyusu. Akibatnya, anak-anaknya tidak mendapatkan jaminan air susu.

4. Kemampuan menghasilkan susu.

Untuk mengukur seekor induk mampu menghasilkan air susu dengan baik atau tidak adalah bila produksi air susu berlangsung minimal 8—10 minggu.

5. Bobot lahir dan bobot sapih

Anak domba yang memiliki bobot lahir tinggi akan lebih cepat tumbuh bila dibandingkan dengan anak domba yang lahir kecil. Dengan mengawinkan induk dan pejantan pilihan dari domba berbobot sapih yang tinggi, diharapkan rataan bobot sapih pada keturunan berikutnya menjadi lebih tinggi. Faktor yang mempengaruhi bobot sapih domba di antaranya sebagai berikut.

Baca Juga:  Penyebab Kerugian Saat Beternak Ayam yang Jarang Disadari

a. Umur induk

Pada umumnya, induk muda akan melahirkan anak berbobot ringan dibandingkan anak yang berasal dari induk tua.

b. Kondisi induk

Induk yang bertubuh gemuk cenderung melahirkan anak yang berbobot ringan.

c. Mutu pakan

d.Jenis kelamin dan varietas domba

6. Kemampuan merumput

Domba termasuk hewan yang suka merumput. Untuk mengimbangi sifat tersebut, harus didukung oleh keadaan gigi dan rahang yang normal serta struktur kaki yang baik dan kuat.

a. Keadaan rahang

Jumlah gigi yang lengkap serta kondisi rahang atas dan bawah yang rata akan sangat menunjang sifat domba yang suka merumput.

b. Struktur kaki yang baik dan kuat

Domba yang memiliki struktur kaki yang baik akan mampu menopang badan, sanggup berjalan dengan menempuh jarak jauh, serta tidak mudah lelah. Sebaliknya, domba yang mengalami cacat tubuh, terutama struktur kaki yang jelek atau tidak normal, tidak akan mampu memenuhi sifat domba yang suka merumput.

7. Silsilah

Silsilah adalah catatan tertulis mengenai data-data potensial yang dimiliki seekor hewan, seperti berat sapih yang tinggi, kesuburan yang baik, dan kualitas karkas sehingga nantinya diharapkan dapat membantu peternak untuk menentukan induk yang dikawinkan pada periode birahi berikutnya. Untuk memilih pejantan yang baik, peternak harus memperhatikan sifat-sifat yang baik pada seekor pejantan. Oleh karena itu, pejantan harus memenuhi kriteria sebagai berikut.

a) Berbadan normal, kondisi sehat, tingkah lakunya aktif, dan selalu siap untuk mengawini.

b) Buah pelir normal, berukuran besar, menggantung panjang, dan simetris.

c) Tubuh berurat daging yang kuat dan pada waktu berjalan selalu mengangkat kepalanya tinggi.

 

Sumber: Buku Beternak Domba

 

Loading...
Loading...