Tips Merawat Bayi Kelinci yang Baru Lahir


Pertanianku – Kelinci merupakan salah satu hewan peliharaan yang bisa menjadi alternatif pilihan dari sekian banyak hewan yang bisa dipelihara di rumah. Terlebih, jika Anda merawat bayi kelinci yang baru saja lahir. Tentunya, perawatannya sangat berbeda ketika Anda memelihara kelinci yang telah dewasa.

Untuk memastikan bayi kelinci dirawat induknya dengan benar, kita bisa melakukan pengecekan. Bangun pagi-pagi lalu perhatikan dan raba perut bayi kelinci dengan lembut. Jika perut bayi kelinci terasa hangat, bisa dipastikan sang induk merawat bayinya dengan benar. Perut bayi kelinci yang hangat pertanda baru disusui oleh induknya.

Jika kurang yakin, kita bisa memastikan dengan menimbang bayi kelinci. Tidak perlu khawatir memegang bayi kelinci, karena biasanya sang induk kurang begitu peduli dengan bau-bauan yang tertinggal setelah bayinya dipegang.

Setelah selesai menimbang, catat berat bayi kelinci lalu bandingkan dengan hasil timbangan hari berikutnya. Jika ada kenaikan berat badan hingga 25 gram, bisa dipastikan bayi kelinci memang disusui oleh induknya.

Banyak yang bilang kelinci termasuk binatang kanibal yang suka memakan bayinya. Anggapan tersebut kurang tepat. Kasus kanibalisme pada kelinci sangat jarang terjadi. Kalaupun terjadi kasus induk kelinci memakan bayinya, hal tersebut karena bayi dianggap tidak mampu lagi bertahan hidup. Dan ini adalah kondisi alamiah.

Meskipun induk kelinci mampu merawat bayi kelinci dengan cara alami, kita juga perlu mengetahui cara merawat bayi kelinci, terutama jika sang induk masih stres pascamelahirkan. Perlu diketahui, setelah melahirkan, induk kelinci memang rentan mengalami stres. Pada kondisi seperti itu kita harus memberi makanan yang ia sukai agar agresivitasnya dapat ditekan.

Ketika baru dilahirkan, bayi kelinci belum memiliki bulu dan kedua matanya juga belum mampu terbuka sempurna. Salah satu fungsi bulu kelinci adalah memberi mereka kehangatan. Jadi, karena bayi kelinci belum memiliki bulu, kita harus memerhatikan kondisi ruangan.

Kita tidak boleh menempatkan bayi-bayi kelinci di tempat yang dingin dan lembap. Begitu juga kandang atau boks tempat bayi kelinci diletakkan juga harus diperhatikan. Beri alas pada bagian dasar boks agar kondisi bayi kelinci lebih hangat. Alas bisa berupa kain, jerami, atau bahan nyaman lainnya.

Cara merawat bayi kelinci sebenarnya tidak sulit. Apalagi hingga usia 3 minggu bayi-bayi kelinci hanya mengonsumsi air susu ibunya. Baru ketika memasuki usia 19—25 hari bayi kelinci mulai belajar menggigit dan mencari makan bersama induknya. Ketika bayi kelinci sudah berumur 35 hari kita sudah bisa memberi makanan tambahan berupa konsentrat untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

loading...
loading...