Tips Pembenihan Ikan Mas di Lahan 1.000 M2


Pertanianku – Ikan mas termasuk komoditas yang cukup mudah dibudidayakan. Hampir di setiap kabupaten/kota di Jawa yang terdapat Balai Benih Ikan membenihkan ikan mas. Daerah yang menjadi sentra ikan mas antara lain Sukabumi, Bogor, Subang, Cianjur, Cimahi, Bandung, Tasikmalaya (Jawa Barat); Magelang, Semarang, Temanggung (Jawa Tengah); Kediri, Blitar, Tulungagung (Jawa Timur); serta Bali.

Benih ikan mas_sukabumi_rudi_270809 (22)

A. Peluang Usaha

Benih ikan mas banyak dibutuhkan untuk usaha pembesaran yang juga semakin meningkat. Benih ikan mas dapat dijual secara segmentasi sesuai kebutuhan pasar. Oleh karena itu, benih dapat dijual dengan mudah dan cepat. Pemijahan ikan mas umumnya dengan cara alami. Usaha tersebut dapat dilakukan di dalam atau luar ruangan dengan skala yang disesuaikan.

B. Memulai usaha

Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan dalam memulai usaha pembenihan ikan mas di lahan 1.000 m2.

  • Pilih lokasi pemijahan yang memiliki sumber air dengan pH 6,5—8,5; suhu 24—32° C; oksigen terlarut minimal 3 ppm; dan bukan daerah tercemar.
  • Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti pompa air beserta instalansinya, blower atau aerator, pemanas air (water heater), dan pH kit.
  • Buatlah petak-petak kolam. Luas 1 kolam induk dan kolam pemijahan masing-masing cukup 50 m2, sedangkan 1 kolam pendederan luasnya cukup 100 m2. Tinggal disesuaikan dengan luas lahan.
  • Pasang hapa ukuran 1 m x 2 m x 3 m pada kolam pemijahan.
  • Lakukan seleksi induk yang telah matang gonad.

C. Kendala

  • Kualitas air yang kotor dalam pemijahan mengganggu penetasan telur. Telur yang tertempel kotoran/jamur tidak akan menetas.
  • Serangan penyakit massal dapat mempengaruhi kondisi usaha. Jadi, perhatikan kondisi sumber air.

D. Strategi

  • Pemeliharaan induk jantan dan betina sebaiknya terpisah. Pemisahan dapat dilakukan dengan jaring. Terjadinya perkawinan yang tidak diinginkan dapat mempengaruhi kualitas benih.
  • Lakukan pemijahan dengan perbandingan antara induk jantan dan betina adalah 2 : 1.
  • Setelah memijah, ambil induk dari kolam pemijahan dan masukkan ke dalam kolam pemeliharaan.
  • Telur yang telah dibuahi akan segera menetas dalam jangka waktu 24—48 jam.
  • Beri pakan pada larva berupa plankton dua hari setelah menetas. Selanjutnya, benih diberi pakan buatan/pelet serbuk.
  • Jaga kualitas air selama perawatan larva dengan cara menggantinya secara rutin.
  • Hindari perkawinan induk dalam satu keturunan karena dapat menurunkan kualitas benih.
  • Bila memungkinkan, lakukan pendederan di kolam tanah agar benih lebih cepat besar dan tetap berkualitas.
  • Dapatkan induk ikan mas dari pihak terpercaya, misalnya instansi pemerintah.
Baca Juga:  Mendag Kritik Masyarakat Indonesia yang Konsumsi Ikan Olahan Impor

E. Pasar

Daerah yang tersentra lebih memudahkan dalam mendapatkan peluang pasar, seperti daerah Bogor, Sukabumi, Cimahi, Cianjur, serta Karawang (Jawa Barat); Kediri, Tulungagung, serta Blitar (Jawa Timur); Magelang, Temanggung, dan Semarang (Jawa Tengah); serta Yogyakarta. Semua daerah tersebut belum mampu dipenuhi kebutuhan benihnya oleh para pelaku usaha pembesaran ikan mas di sekitarnya. Jadi, potensi pasar benih ikan mas masih terbuka lebar.

 

Sumber: Buku 33 Bisnis Perikanan

 

loading...
loading...