Tips Pembibitan Kambing Perah


Pertanianku – Pemberian pakan dan tata laksana yang baik akan memberikan pertumbuhan kambing yang baik pula karena kambing cepat beranak dan anaknya akan cepat besar. Tabel 6 menunjukkan karakteristik reproduksi pada kambing. Reproduksi kambing perah perlu dikelola dengan baik agar menghasilkan anak yang banyak dan sehat. Kambing diusahakan minimal beranak tiga kali dalam dua tahun. Perkawinan pertama pada kambing perah sebaiknya dilakukan pada umur 6—10 bulan atau saat bobot badan mencapai 40—50 kg. Pada umur atau bobot badan demikian, kambing perah dalam kondisi yang bagus dan diharapkan dapat beranak pertama kali pada umur satu tahun.

Perbedaan Kaming dan Domba

Adapun tanda-tanda birahi pada kambing perah yaitu gelisah, nafsu makan dan minum menurun, ekor sering dikibaskan, sering kencing, kemaluan bengkak, serta diam bila dinaiki pejantan. Cara yang mudah untuk mendeteksi birahi adalah dengan mendekatkan kambing betina pada pejantan. Bila bersedia dikawini, berarti betina dalam keadaan berahi. Sebaiknya rasio jantan dan betina berkisar 1 : 10. Setelah kambing beranak, tanda-tanda birahi akan muncul kembali setelah 6—8 minggu kemudian. Namun, induk tersebut jangan langsung dikawinkan. Pengawinan kembali dilakukan setelah kambing mengalami 3 kali birahi.

Induk yang telah dewasa biasanya akan melahirkan kembar dua atau tiga. Jumlah anak jantan lebih banyak dibandingkan betina dengan perbandingan 115 : 100. Namun demikian, berat badan anak yang dilahirkan tunggal memiliki bobot lahir cenderung lebih tinggi dibandingkan anak yang dilahirkan kembar dua atau tiga.

 

Sumber: Buku Budidaya 22 ternak potensial