Tips Pembibitan Tanaman Jabon

Pertanianku — Benih jabon dapat disimpan dalam kondisi kering selama dua tahun. Akan tetapi, penyimpanan yang terlalu lama lebih dari tiga bulan dapat menyebabkan daya kecambah benih menurun. Benih tanaman jabon terbilang sangat kecil sehingga benih tidak ditanam polibag, tetapi di wadah media yang berisi media cocopeat. Wadah tersebut perlu ditaruh di tempat yang teduh.

benih tanaman jabon
foto: pertanianku

Bibit jabon akan tumbuh setelah satu bulan ditebar. Karena benih yang ditanam dalam satu wadah cukup banyak, benih yang baru berkecambah akan terlihat seperti lumut. Bibit tersebut masih rentan diserang oleh cendawan dan hama. Oleh karena itu, bibit perlu disemprotkan dengan insektisida dan fungisida berdosis rendah atau separuh dari anjuran yang tertera pada kemasan.

Sebulan kemudian bibit sudah tumbuh setinggi 3 cm dan benih tersebut dapat dipindahkan ke polibag atau gelas air mineral. Benih jabon baru siap ditanam setelah berumur 4—5 bulan di dalam polibag atau ketika sudah tumbuh setinggi 30—70 cm. Tingkat kematian pada fase tersebut sekitar 15 persen.

Berikut ini cara menyemai benih tanaman jabon.

Cara semai pertama

Campurkan 2 gram benih dengan 100 gram pasir halus, lalu tebar benih di lahan atau guludan secara mereta. Setelah itu, tutup tempat persemaian dengan plastik agar terhindar dari hujan. Cipratan air hujan dapat merusak atau justru menerbangkan biji jabon. Selain itu, media yang terlalu lembap juga dapat mengundang kehadiran cendawan yang dapat merugikan benih.

Cara semai kedua

Pekebun juga bisa menyemai benih pada wadah plastik berlubang halus dengan tiga lapisan media. Media pertama yang terletak di bagian paling bawah adalah pasir kasar dengan ketebalan 2—3 cm. Lapisan kedua berupa campuran tanah dan pupuk kandang setebal 10 cm. Lapisan terakhir di paling atas adalah campuran pasir halus dan pupuk kandang setebal 2 cm. Seluruh media yang akan digunakan sebaiknya dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 90°C agar steril dari cendawan.

Baca Juga:  Mengendalikan Kontaminasi Aflatoksin pada Biji Kakao

Setelah proses persiapan media semai selesai, biji jabon sudah bisa ditabur di atas media dan siram benih dengan menggunakan sprayer tiap pagi dan sore hari. Pastikan air siraman tidak berlebihan dan menggenang pada media semai.