Tips Rahasia Budidaya Murai Batu untuk Pemula


Pertanianku Murai batu merupakan salah satu jenis burung kicau yang banyak diminati, terutama oleh pencinta burung kicau. Selain memiliki kicauan yang unik dan khas, murai batu juga dikenal memiliki harga jual yang relatif tinggi.

Murai batu
Foto: Dok. Pertanianku

Hal itulah yang kemudian dapat menjadi peluang usaha bagi Anda untuk membudidayakan murai batu. Satu ekor anakan murai batu berusia 2 bulan dapat dijual dengan harga mulai dari Rp2.000.000—Rp5.000.000 tergantung pada kualitas kicauan dan keunikannya. Nah, berikut ini beberapa tips budidaya murai batu bagi pemula.

Lokasi budidaya yang tepat

Lokasi berada pada tempat yang jauh dari keramaian, baik jalan raya maupun kondisi yang dapat menciptakan kebisingan. Pilihlah lokasi yang dekat dengan kediaman Anda sehingga mudah dalam mengawasi dan melakukan pemeliharaan dalam budidaya. Anda bisa mengunakan teras bagian belakang rumah yang jauh dari pusat keramaian.

Persiapkan kandang dengan ukuran yang sudah standar dan merupakan ukuran ideal dalam budidaya murai batu. Selalu jaga kebersihan kandang dan juga jaga kelembapan lokasi budidaya. Lakukan penyemprotan menggunakan insektisida untuk membasmi hama yang bisa menyerang murai batu.

Manajemen pemberian pakan

Pemberian pakan dilakukan minimal 2—3 kali dalam sehari dengan banyaknya jumlah pakan yang disesuaikan dengan ukuran dan bobot tubuh burung murai batu. Jenis pakan yang diberikan meliputi pakan alami, pakan buatan, dan pakan ekstra.

Pakan ekstra berfungsi untuk mendongkrak daya tahan serta menjaga kekebalan tubuh burung agar tidak mudah terserang hama dan penyakit. Pakan alami untuk burung murai batu terdiri atas serangga seperti semut rangrang atau ulat. Sementara, pakan buatan dapat berupa voer khusus burung kicau yang tentunya sudah banyak dijual di pasaran.

Baca Juga:  Kandungan Gizi pada Daging Bebek Ini Bikin Takjub

Manajemen perawatan dan pemeliharaan

Perawatan dan pemeliharaan merupakan elemen penting dalam sebuah budidaya terutama burung kicau seperti juga murai batu. Adapun beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain kebersihan dan sanitasi kandang, memandikan burung, mengembangbiakan burung murai batu, dan perawatan anakan.