Tips Rahasia Sukses Budidaya Bawang Merah Off Season


PertaniankuBudidaya bawang merah off season biasanya berlaku untuk penanaman di musim hujan. Sebab umumnya, bawang merah dibudidayakan pada musim kemarau. Namun karena permintaan pasar yang tinggi, maka budidaya bawang merah off season pun dilakukan.

Budidaya bawang merah off season
Foto: Pixabay

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya bawang merah off season sebagai berikut.

Pemilihan varietas

Varietas bawang merah yang cocok untuk budidaya bawang merah off season adalah yang mampu beradaptasi di musim hujan di antaranya pikatan, pancasona, trisula, dan mentes.

Pemilihan dan pengolahan lahan

Budidaya bawang merah off season pada musim hujan sebaiknya dilakukan di lahan kering atau tegalan, di lokasi yang terbuka dan tidak terlindung tanaman besar seperti pohon kelapa dan bambu. Jenis tanah yang cocok ialah tanah alluvial, latosol cokelat, andisol, dan jenis tanah lain yang mudah membuang kelebihan air. Jika pH tanah < 5,5 perlu dilakukan pengapuran dengan dolomit sebanyak 1,5 ton/ha.

Pengolahan lahan dilakukan secara manual dengan cangkul atau menggunakan traktor. Dibuat bedengan tanam dengan lebar bedengan 1—1,2 m dan panjang disesuaikan dengan keadaan lahan. Jarak antarbedengan 20—30 cm, dengan kedalaman parit 20—30 cm. Tanah diletakkan di atas bedengan sehingga tinggi bedengan sekitar 20—30 cm.

Penanaman

Jarak tanam untuk budidaya bawang merah off season 15 cm × 20 cm atau 15 cm × 15 cm. Umbi benih dibenamkan hingga rata dengan permukaan tanah. Apabila umbi benih seragam, tanaman bawang sudah tumbuh merata setelah 7—10 hari.

Pemupukan pupuk dasar

Pupuk kandang sapi (15—20 ton/ha) atau kotoran ayam (5—6 ton/ha) atau kompos (2,5—5 ton/ha). Pupuk buatan TSP/SP-36 (120—200 kg/ha). Pupuk kandang atau kompos dan pupuk buatan (TSP) disebar serta diaduk rata dengan tanah satu sampai tiga hari sebelum tanam.

Baca Juga:  Metode Paling Tepat Pembibitan Bawang Putih

Pupuk susulan

Urea (150—200 kg/ha), ZA (300—500 kg/ha) dan KCi (150—200 kg/ha). Pemupukan susulan I dilakukan pada umur 10—15 hari setelah tanam dan susulan II pada waktu umur 1 bulan setelah tanam, masing-masing Vz dosis 100 kg NPK(15-15-15) Mutiara diaplikasikan pada umur 3 minggu.

Pengairan

Pengairan pada budidaya bawang merah off season dilakukan setiap hari pada pagi hari dan sore hari sampai tanaman tumbuh (1 minggu) dan selanjutnya disiram setiap pagi menggunakan gembor untuk membasahi daun tanaman bawang merah. Untuk mempercepat penuaan umbi bawang setelah tanaman berumur > 55 hari dapat dilakukan penyiraman pada siang hari.

Penyiangan dan perbaikan bedengan serta parit

Penyiangan tanaman bawang merah dengan cara manual dilakukan satu sampai dua kali dan umumnya dilakukan sebelum aplikasi pemupukan. Setelah penyiangan dilakukan perbaikan bedengan dengan cara pemopokan/pemeleman bedengan pada saat tanaman berumur 30—40 hari.