Tips Saat Memberikan Pakan Ayam Kampung

Pertanianku — Pakan menjadi faktor penting yang harus selalu diperhatikan karena sangat memengaruhi hasil yang didapatkan. Penggunaan pakan harus dilakukan dengan bijak, kandungan nutrisinya juga harus terjaga, dan harganya harus efektif agar tidak memberatkan biaya produksi. Berikut ini beberapa tips saat memberikan pakan ayam kampung agar penggunaan pakan semakin efektif, mudah, dan efisien.

memberikan pakan ayam kampung
foto: pertanianku

Berikan pakan sedikit demi sedikit

Memberikan pakan ayam kampung harus dilakukan secara bertahap sedikit demi sedikit, cara tersebut terbukti lebih efektif untuk mengoptimalkan peran pakan pada DOC. DOC yang diberikan pakan sedikit demi sedikit tetapi sering memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibanding DOC yang diberikan makanan sekaligus banyak pada minggu awal pertumbuhannya.

Loading...

Pemberian pakan sedikit demi sedikit juga dapat menjamin kualitas pakan yang diberikan tetap terjaga dan segar. Berbeda jika pakan yang diberikan sekaligus, sebagian kualitas pakan menurun karena tidak langsung dimakan.

Pakan pasta sebagai pakan alternatif unutk DOC di hari pertama

Berikan pakan berupa pasta pada hari pertama untuk melancarkan pencernaan DOC. Pakan pasta tersebut dapat dibuat dengan mencampurkan buah-buahan dengan berbagai cita rasa seperti campuran melon dan pepaya dengan perbandingan 1:1.

Letakkan di dekat kandang untuk pakan yang akan dikonsumsi

Jika lokasi gudang pakan cukup jauh dari area kandang, Anda bisa menimbang pakan untuk beberapa hari kedepan dan simpan di dekat kandang. Akan tetapi, lokasi penyimpanan harus terlindung dari sinar matahari dan hujan serta hama tikus. Hal tersebut akan memudahkan Anda untuk memberikan pakan sehingga tidak perlu terlalu sering bolak balik ke gudang.

Kondisi asupan pakan awal

Periksa kondisi tembolok DOC yang baru diberikan pakan. Cek apakah tembolok penuh dengan campuran pakan dan air, hal tersebut menunjukkan kondisi yang baik. Jika tembolok terisi penuh tetapi lembek penuh air bahkan cenderung kosong, hal tersebut menandakan kondisi yang kurang baik, bahkan dapat menyebabkan pertumbuhan yang tidak normal seperti kerdil dan bisa mengakibatkan kematian.

Baca Juga:  Daging Sapi Lebih Lembut, Segar, dan Enak dengan Pakan Daun Lamtoro

Anda harus rajin mengecek keadaan tembolok tersebut untuk memastikan pakan yang digunakan sudah sesuai dengan asupan nutrisi yang dibutuhkan. Pasalnya, tak jarang peternak harus mengalami berbagai percobaan untuk menemukan komposisi pakan yang tepat.

Lain hal jika tembolok keras dan penuh, hal tersebut bisa saja disebabkan oleh suhu yang tidak stabil serta jumlah tempat minum yang kurang sehingga menyebabkan ayam kekurangan minum.

Loading...
Loading...