Tips Sukses Usaha Pembesaran Ayam Pullet


Pertanianku – Dalam suatu kegiatan usaha, ada saja ide yang dapat dimanfaatkan untuk mempermudah jalannya usaha. Termasuk dalam menyediakan bibit ayam pullet. Pullet sendiri merupakan ayam petelur yang akan memasuki usia siap produksi (bertelur).

Membeli atau Membesarkan Sendiri Pullet

Tidak dapat dipungkiri lagi dan pastinya sudah diketahui oleh para peternak bahwa penyediaan pullet berkualitas merupakan salah satu kunci keberhasilan.

A. Peluang Usaha

Memelihara ayam petelur dari DOC memang terhitung banyak risiko, seperti mati dan juga waktu produksi yang lebih panjang. Jadi, ada sebagian peternak yang memotong jalan dengan memelihara ayam berumur dara (pra-layer) atau juga sudah umur produksi (pullet) yang sudah berumur 57—112 hari (9—16 minggu).

B. Memulai usaha

  • Tentukan lokasi yang sesuai. Lokasi kandang pullet harus terpisah dari lokasi ayam produksi. Jika tidak dilakukan maka kemungkinan besar dapat terjadi penularan penyakit dari ayam produksi (secara umur lebih tua dan lebih memiliki kekebalan) kepada pullet yang lebih rentan stres daripada ayam ras pedaging.
  • Buatlah kandang litter dengan kepadatan 12—15 ekor/m2 dan mampu menyediakan 3 hal kondisi ideal, yaitu suhu dan kelembapan udara, cahaya, serta kualitas udara. Kandang tersebut dapat diatur kondisi udara dan cahayanya sesuai keinginan.
  • Sediakan pemanas (brooding) untuk anak ayam.
  • Sediakan wadah untuk tempat pakan, minum, obat, dan vaksin.
  • Pengadaan DOC sesuai dengan strain ayam yang diinginkan dan dalam kondisi sehat.
  • Satu periode pembesaran ayam pullet sekitar 3 bulan. Tingkat kelangsungan hidup 97%.

C. Kendala

  • Periode pemeliharaan pada stadia grower memiliki 3 waktu kritis, yaitu umur 6—7 minggu, 12 minggu, dan 14 minggu.
  • Sulitnya memperoleh kondisi yang tepat seperti kebutuhan suhu, kelembapan, pencahayaan, dan pakan.

 

Baca Juga:  Ternak Ayam Kampung dengan Modal Kecil, Begini Caranya!

Sumber: Buku 34 bisnis Peternakan Hasilkan Jutaan Rupiah