Tips Sukses Usaha Pembibitan Kelinci

Pertanianku — Kelinci yang merupakan binatang menggemaskan. Selain dipelihara sebagai binatang peliharaan, kelinci juga kerap dipelihara menjadi ternak konsumsi. Permintaannya pun terbilang cukup tinggi sehingga peluang usaha ternak kelinci cukup menjanjikan. Usaha budidaya kelinci harus diimbangi dengan usaha pembibitan kelinci. Pasalnya, sebagian besar usaha budidaya hanya dilakukan untuk pembesaran kelinci.

pembibitan kelinci
foto: pixabay

Peluang bisnis yang masih terbuka lebar membuat usaha pembibitan kelinci memiliki banyak permintaan, baik kelinci hias maupun kelinci pedaging. Sebelum memulai beternak, Anda harus memiliki lokasi yang sesuai dengan karakteristik kelinci. Pilihlah tempat ternak yang tidak mengganggu lingkungan sekitar dan mendapat cahaya matahari yang cukup.

Gunakan kandang baterai (satu kandang satu ekor) yang berventilasi sempurna. Pada saat kelinci masuk masa perkawinan, bunting, beranak, dan mengasuh, siapkan kandang yang berukuran 60 cm × 40 cm × 45 cm per ekor.

Loading...

Titik keberhasilan usaha pembibitan kelinci adalah anak yang dihasilkan. Oleh karena itu, pilih induk kelinci yang berkualitas dengan cara menyeleksinya terlebih dahulu. Gunakan induk kelinci yang bisa menghasilkan anakan sebanyak 6 ekor selama 4 kali dalam setahun dan memiliki tingkat kelangsungan hidup sebesar 80 persen. Induk yang sudah menghasilkan anakan bisa diafkir dan dijual.

Anda harus menyiapkan peralatan yang lengkap guna mendukung aktivitas budidaya seperti tempat pakan, minum, dan obat-obatan. Pasalnya, ketiga hal tersebut sering diabaikan oleh para peternak. Dengan begitu, pada saat kelinci sakit, mereka tidak bisa mengantisipasinya dengan tepat.

Kesalahan lain yang kerap dilakukan adalah kurangnya pengetahuan mengenai karakter biologis reproduksi kelinci dengan baik dan kurangnya pemanfaatan lahan yang belum dilakukan secara maksimal. Oleh karena itu, hal lain yang harus Anda miliki sebelum memulai usaha selain modal, kandang, dan peralatan adalah ilmu pengetahuan yang mumpuni.

Baca Juga:  Penyebab Produksi Ayam Petelur Menurun dan Panen Kurang Maksimal

Anda bisa menggunakan bibit unggul yang bisa dikawinsilangkan dengan kelinci lain atau mengawinkan kelinci yang tidak satu darah. Kelinci sudah siap kawin pertama pada umur 5—6 bulan.

Berikan pakan yang mengandung protein 16—20 persen, lemak 3—5,5 persen, serat kasar, dan 14—20 persen serat kasar untuk induk kelinci yang bunting. Selain itu, berikan pakan hijauan sebanyak 1—2 kg dan konsentrat sebanyak 6—7 persen per harinya. Anda juga harus memastikan air minum selalu tersedia di dalam kandang.

Kelinci dan hewan lainnya mudah stres jika tidak dirawat dengan baik. Hewan yang stres akan sulit berkembang biak. Anda harus merawat dengan baik agar proses perkawinan kelinci hingga menghasilkan anakan bisa berjalan lancar.

 

Loading...
Loading...