Tolok Ukur Keberhasilan Ternak Ayam Pedaging


Pertanianku — Beternak ayam pedaging membutuhkan banyak langkah yang harus ditempuh agar mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, tingkat keberhasilan memiliki tolok ukur tertentu yang dapat disebut sebagai parameter kesuksesan ternak ayam pedaging.

ternak ayam pedaging
Foto: Dok. Pertanianku

Dua tolok ukur kunci untuk keberhasilan ternak ini meliputi pemberian air minum dan pakan terhadap ayam pedaging yang dipelihara. Dua tolok ukur ini dikemukakan oleh seorang Researcher Nutrition, Rick van Emous.

Pemberian air minum dan pakan menjadi patokan kunci keberhasilan diharapkan dapat menjadi acuan bagi para peternak ayam pedaging supaya dapat mengukur tingkat keberhasilan usaha peternakan mereka. Dengan dapat mengukur tingkat keberhasilan ternak, peternak dapat lebih leluasa dalam memilih pemeliharaan ayam supaya lebih efisien.

Bagaimana pemberian air dapat menjadi parameter keberhasilan peternakan ayam pedaging?

Hal ini dijelaskan bahwa ayam yang sehat biasanya lebih banyak dalam meminum air. Oleh karena itu, peternak senantiasa diharuskan untuk mencatat laporan air yang diminum ayam per harinya. Dengan dicatat secara detail, pertumbuhan ayam dapat dilihat dengan jelas melalui catatan tersebut.

Rick juga menerangkan bahwa minuman yang panas tidak disukai ayam. Hal ini kemudian harus menjadi perhatian bagi para peternak agar dapat menjaga suhu air yang diberikan kepada ayam pedaging yang diternakkan. Hal ini dapat dilakukan salah satunya dengan membuat penampungan air yang tidak terkena sinar matahari sehingga air tidak memanas.

Kemudian, bagaimana dengan pemberian pakan dapat menjadi parameter keberhasilan peternakan ayam pedaging?

Hasil penelitian Rick ini menyatakan bahwa kesehatan ayam dikatakan bagus jika ayam tersebut mengonsumsi pakan dan semakin hari semakin banyak. Oleh karena itu, apabila terjadi penurunan pakan yang dimakan ayam, hal tersebut dapat menjadi indikasi adanya hal-hal yang tidak beres seperti penurunan berat badan, ayam terserang penyakit, atau bisa saja ada ketidakcocokan ayam terhadap pakan yang diberikan.

Baca Juga:  Cara Memasak Ini Buat Daging Kambing Tidak Bau

Oleh karena itu, juga dibutuhkan pencatatan pemberian pakan yang dilakukan oleh peternak itu sendiri. Pencatatan yang detail akan dapat membantu peternak dalam membaca keberhasilan peternakan ayam pedaging yang digeluti. Sedikit saja terjadi penurunan pemberian pakan, peternak harus segera siap untuk memeriksa apa yang salah dengan usaha peternakannya itu.

Kemudian, ada pula tolok ukur yang ketiga, yaitu tingkat kematian ternak. Kematian ternak menjadi salah satu hal yang juga harus dicatat oleh peternak ayam pedaging. Kematian tersebut bisa menjadi ukuran kenyamanan kandang atau juga dapat dianalisis penyebab kematian yang memengaruhinya.

Selain itu, ada juga tolok ukur yang ada kaitannya langsung dengan ayam, yaitu bobot ayam pedaging. Dengan parameter ini, akan diketahui pertumbuhan ayam apakah sehat atau tidak. Parameter yang terakhir ini didasarkan pada hewan ternak yang selalu mengalami kenaikan berat badan jika tumbuh sehat.