Tomat dan Apel Bisa Perbaiki Kerusakan Paru-paru Mantan Perokok

Pertanianku — Sebuah penelitian mengungkap bahwa konsumsi tomat dan apel bisa membantu memperbaiki kerusakan paru pada mantan perokok.

tomat dan apel
Pixabay

Studi itu menyebutkan, orang dewasa yang mengonsumsi dua tomat dan lebih dari tiga porsi apel sehari menunjukkan penurunan fungsi paru yang lebih lambat, dibandingkan mereka yang makan kurang dari satu apel dan tomat.

Namun, efek reparatif ini hanya akan didapatkan jika Anda mengonsumsi varietas yang segar. Artinya, tidak termasuk tomat atau apel olahan.

Studi dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, menilai diet dan fungsi paru lebih dari 650 orang dewasa pada 2002. Setelah itu, ia mengulangi tes pada kelompok peserta yang sama 10 tahun kemudian.

Disamping itu, peserta yang berasal dari Jerman, Norwegia, dan Inggris Raya, juga menyelesaikan kuesioner tentang diet dan asupan gizi secara keseluruhan. Serta, menjalani spirometri, sebuah prosedur yang mengukur kapasitas paru untuk mengambil oksigen.

Sebenarnya, selain konsumsi tomat dan buah terdapat faktor lain yang jadi pertimbangan. Seperti faktor usia, tinggi badan, jenis kelamin, indeks massa tubuh, status sosial ekonomi, aktivitas fisik, dan asupan energi total.

Menariknya, temuan yang muncul dalam European Respiratory Journal edisi Desember ini menemukan bahwa hubungan antara fungsi diet tomat dan apel dengan paru. Bahkan, hal itu lebih jelas terlihat di antara mantan perokok.

Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa mantan perokok yang mengonsumsi makanan tinggi tomat dan buah-buahan, terutama apel, mengalami penurunan yang lebih lambat selama periode 10 tahun. Ini menunjukkan bahwa nutrisi yang ditemukan dalam makanan tersebut membantu memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh rokok.

“Fungsi paru mulai menurun sekitar usia 30 pada kecepatan bervariasi tergantung pada kesehatan umum dan spesifik individu,” kata Dr. Vanessa Garcia-Larsen.

Studi ini menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak buah secara teratur dapat membantu mengurangi penurunan fungsi paru-paru seiring bertambahnya usia. Bahkan, dapat pula membantu memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh merokok.

“Diet bisa menjadi salah satu cara untuk memberantas diagnosis COPD di seluruh dunia,” ujar dia. Dimana COPD merupakan penyakit yang meliputi emfisema dan bronkitis akut.