Tren Minuman Herbal Datangkan Omzet Belasan Juta, Benarkah?


    Pertanianku — Apa gambaran kaum muda perempuan kekinian menurut Anda? Rendy Basuki, seorang entrepreneur muda, mendefinisikannya sebagai sosok yang selain energik, modis, dan gila kerja, mereka juga mengonsumsi minuman herbal.

    Minuman herbal
    Pixabay

    Rendy menyebut mereka Miss B. Sebutan ini terinspirasi dari salah satu karakter tokoh fiksi yang diciptakan Fira Basuki dalam novelnya Miss B: Panggil Aku Bi. Oleh karena karakter Miss B inilah, ia membuka kafe khusus herbal untuk anak muda pada 2011.

    Kafe yang berlokasi di Lebakbulus, Jakarta Selatan itu ramai pengunjung dari kalangan muda. Di sini mereka bisa beragam minuman herbal atau sekadar membelinya untuk dibawa pulang.

    Menurut Rendy di era sekarang ini, produk herbal kembali mencuri perhatian masyarakat, baik sebagai obat maupun pencegah penyakit.

    “Masyarakat menaruh perhatian lagi pada jamu, apalagi sejak maraknya kampanye untuk mengonsumsi produk herbal sebagai alternatif pencegah berbagai penyakit,” ujar Rendy dikutip dari Majalah Trubus edisi November 2017.

    Bisnis olahan herbal menurut Rendy cukup berprospek bagus. Omzet yang ia dapat tiap bulannya pun hingga Rp15 juta. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk beralih mengonsumsi produk herbal pun meningkat. Ini terbukti dengan bertambahnya volume dan frekuensi pemasakan jamu yang dilakukannya.

    “Saat ini dalam seminggu memasak jamu hingga 2 kali. Sekali masak jamu untuk kapasitas 30 botol. Padahal, dahulu dalam sebulan pernah hanya 2 kali memasak jamu,” katanya.

    “Makin tumbuhnya kesadaran hidup sehat dengan kembali ke produk-produk alami sangat membantu terangkatnya jamu sebagai minuman sehat bahkan obat berbagai penyakit,” lanjutnya.

    Baca Juga:  Taman Nasional Komodo Masuk Daftar Destinasi Wisata Terbaik di Asia
    loading...
    loading...