Trik Jitu Agar Berhasil Menanam Hidroponik di Rumah

Pertanianku — Hidroponik memang terbilang mudah untuk dilakukan, bisa dilakukan di lahan terbatas dengan barang bekas yang dimiliki. Namun, tidak jarang banyak pehobi yang mengalami kendala hingga kegagalan. Anda bisa mengatasi permasalahan tersebut dengan sistem pemeliharaan yang tepat. Berikut ini beberapa trik dalam menanam hidroponik agar berhasil dan bisa mendapatkan sayuran segar.

menanam hidroponik
foto: pexels

Tanaman hidroponik yang menggunakan air

Untuk tanaman yang ditanam dengan media tanam air Anda harus waspada saat ingin meningalkan rumah dalam jangka waktu yang lama. Pada minggu pertama sebelum bepergian, sedikit demi sedikit larutan mineral dalam instalasi diganti. Buatlah larutan mineral baru pada setiap wadah. Perlakuan ini sangat berguna untuk menjaga kesegaran sayuran saat Anda tinggalkan.

Loading...

Gunakan mesin yang mampu mengatur secara otomatis

Jika instalasi hidroponik yang Anda gunakan sudah canggih, sebaiknya gunakan mesin pemberian larutan yang dijalankan secara otomatis. Gunakan juga lampu penyinaran yang bisa mengatur waktu secara otomatis sehingga lampu bisa hidup dan mati sesuai dengan kebutuhan.

Hidroponik yang menggunakan media agregat (kerikil, pecahan genting, pasir, dan lain-lain)

Hidroponik yang menggunakan media tanam yang agregat memerlukan wadah kedap air yang berukuran lebih besar dibandingkan pot tanaman. Nantinya, pot tanaman dimasukkan ke wadah besar tersebut. Lalu, larutan mineral akan dimasukkan ke dalam wadah besar tersebut hingga setinggi sisi dasar pot tanam. Melalui lubang pada bagian sisi dasar pot tanam, tanaman akan menyerap larutan nutrien tersebut. Dengan begitu, larutan nutrien tidak terbuang percuma.

Hidroponik sistem sumbu

Menanam hidroponik bisa dilakukan dengan sistem sumbu. Sistem menanam seperti ini sangat riskan untuk ditinggal bepergian dalam jangka waktu yang cukup lama. Jika Anda bepergian selama lima hari, disarankan untk menggunakan kain bekas sebagai sumbu dan dibentuk menyerupai tali atau sumbu. Lewat lubang drainase pada pot, masukkan sumbu tersebut yang berfungsi sebagi pembuluh kapiler untuk menyalurkan larutan ke dalam media.

Baca Juga:  Cara Menjaga Kualitas Air Akuaponik

Setiap wadah yang sudah diberi sumbu dimasukkan ke wadah yang lebih besar dan berikan ganjalan batu bata atau kayu. Setelah semua pot sudah tersusun rapi di dalam wadah, alirkan larutan mineral ke dalamnya agar tanaman tidak kekurangan mineral. Cara ini memang masih diperdebatkan, tapi cukup aman untuk digunakan pada tanaman yang akan ditinggalkan selama lima hari.

Agar berhasil menanam hidroponik, tentunya Anda dapat belajar langsung dari ahlinya. Salah satunya melalui buku Tanya Jawab Hidroponik terbitan Penebar Swadaya. Buku ini berisi 170 permasalahan beserta solusinya yang kerap ditemui dalam menanam hidroponik. Semuanya berdasarkan pengalaman langsung di lapangan.

Loading...
Loading...