Trik Menanam Wortel di Pekarangan Rumah

Pertanianku— Berkebun di pekarangan rumah sudah marak dilakukan di berbagai daerah seiring dengan meningkatnya tren urban farming. Apalagi, sebenarnya banyak tanaman sayuran yang cukup mudah ditanam di pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Wortel merupakan salah satu sayuran yang sering digunakan untuk memasak. Menanam wortel di pekarangan rumah tidak begitu sulit.

menanam wortel
foto: Pixabay

Saat Anda ingin menanam wortel, pastikan lokasi rumah berada di dataran tinggi dengan ketinggian 600 m dpl. Tanah yang disukai tanaman wortel adalah tanah subur, banyak mengandung humus, dan pH 5,5–6,5. Apabila kondisi tanah kurang subur, Anda perlu melakukan pemupukan intensif terlebih dahulu agar tanah tersebut bisa digunakan untuk menanam wortel.

Pada dasarnya, tanaman wortel dapat tumbuh subur di daerah bersuhu 22–24°C, lembap, dan cukup mendapatkan sinar matahari.

Bertanam wortel di pekarangan rumah bisa dilakukan di pot dengan tinggi lebih dari 30 cm dan lebar lebih dari 15 cm. Sebaiknya, kedalaman media tanam sekitar 30–40 cm agar hasil yang didapatkan maksimal.

Berikut ini langkah-langkah menanam wortel di pekarangan rumah.

  • Tanam benih wortel langsung di pot permanen yang berisi campuran media tanah dan pupuk kandang dengan jumlah perbandingan yang sama. Wortel tidak perlu disemai karena dapat menyebabkan umbi wortel bercabang.
  • Siram tanaman sekali sehari atau dua kali sehari ketika media tanam sudah kering. Penyiraman berfungsi menjaga kelembapan media tanam.
  • Berikan pupuk kandang sebanyak 50 gram per pot saat tanaman berumur 2 minggu, 1 bulan, dan 1,5 bulan setelah tanam.
  • Siangi gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dan lakukan pendangiran.
  • Umumnya, wortel sudah bisa dipanen setelah berumur 100 hari, bergantung pada jenis dan perawatan yang Anda berikan. Wortel tidak boleh telat dipanen karena akan menyebabkan umbinya semakin mengeras seperti berkayu. Kondisi wortel yang sudah berkayu tidak cocok dikonsumsi.
  • Panen umbi wortel dapat dilakukan dengan cara mencabut umbi beserta akarnya. Untuk memudahkan pencabutan, Anda dapat menggemburkan media tanamnya terlebih dahulu. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sesaat sebelum diolah.
Baca Juga:  Tips Sukses Mencangkok Tanaman Buah