Trik Menentukan Jenis Usaha Ternak Kambing yang Tepat

Pertanianku Usaha ternak kambing terdiri atas beberapa segmen, yakni pembibitan, penggemukan, dan usaha kambing perah. Salah satu perkara yang sulit ditentukan saat ingin memulai usaha adalah memilih jenis usaha peternakan yang tepat. Sebelum menentukan jenis usaha ternak kambing, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal berikut seperti dikutip dari buku 99 Persen Gagal Beternak Kambing.

usaha ternak kambing
foto: Pertanianku

Pasar

Pasar menjadi pertimbangan utama saat Anda ingin menentukan jenis usaha peternakan. Anda harus tahu terlebih dahulu siapa yang akan membeli hasil peternakan, tempat untuk memasarkan, sistem di pasar tersebut seperti apa, dan berapa besar kebutuhan pasar akan hasil peternakan. Jika pasarnya sudah jelas, Anda akan lebih mudah menentukannya.

Misalnya, Anda memilih pasar untuk kebutuhan kurban dan aqiqah, berarti sudah jelas jenis usaha yang akan dipilih adalah usaha penggemukan. Sementara itu, jika ingin memenuhi permintaan bakalan, Anda seharusnya bergerak di bidang pembibitan. Untuk memenuhi permintaan susu, sudah pasti Anda harus memilih kambing perah.

Modal

Setiap jenis usaha ternak kambing membutuhkan besaran modal berbeda-beda serta dipengaruhi oleh jenis kambing dan sistem ternak yang akan digunakan. Jenis usaha ternak juga memengaruhi perputaran modal, seperti usaha pembibitan yang mengalami perputaran modal lebih lama daripada usaha penggemukan. Sementara itu, modal usaha ternak kambing perah dapat berputar setiap hari.

Tenaga kerja

Hal penting yang berkaitan dengan tenaga kerja adalah besaran gaji dan pengalaman pekerja. Sebelum Anda memulai usaha peternakan, cari pekerja sesuai dengan jenis usaha ternak yang dipilih. Untuk usaha penggemukan, Anda perlu mencari pekerja yang andal dalam memberikan pakan serta membersihkan kandang. Sementara itu, untuk peternakan kambing perah, diperlukan tenaga yang ahli dalam mendeteksi birahi, merawat anak yang baru lahir, memelihara cempe, dan memerah susu.

Baca Juga:  Cara Membuat Pakan Silase Lengkap ala Penyuluh BPTP Lampung

Pakan

Ketersedian pakan di sekitar lokasi juga perlu dipertimbangkan. Khusus untuk kambing perah, dibutuhkan pakan berkualitas dari limbah ataupun konsentrat buatan pabrik. Sementara itu, pada usaha pembibitan, pemeliharaan cempe dan induk masa bunting perlu ditunjang dengan pakan tambahan dari limbah industri/limbah pertanian.

Kandang

Kandang yang biasa digunakan untuk penggemukan adalah kandang koloni atau individu. Adapun usaha pembibitan dan perah dibutuhkan kandang induk, kandang anak, dan kandang untuk memerah.

Masih banyak informasi lainnya seputar ternak kambing sesuai dengan pengalaman peternak yang dibahas di dalam buku 99 Persen Gagal Beternak Kambing. Anda bisa mendapatkan buku tersebut sebagai referensi memulai usaha ternak kambing dengan menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.