Trik Mengawetkan Jamur Merang yang Sudah Dipanen dengan Kemasan Kaleng

PertaniankuJamur merang yang sudah dipanen perlu mendapatkan penanganan yang tepat agar kualitasnya tidak menurun sehingga harga jualnya ikut menurun. Salah satu cara untuk mempertahankan daya tahan jamur merang adalah dengan mengemasnya menggunakan kaleng.

jamur merang
foto: Pertanianku

Saat ini mengawetkan jamur merang dengan kaleng memang masih cukup jarang dilakukan. Bahkan, masih jarang panduan yang menunjukkan cara mengawetkan jamur dengan kemasan kaleng. Dikutip dari buku Budi Daya Jamur Merang, berikut ini perlakuan pengalengan yang bisa dilakukan oleh skala industri kecil.

  1. Seleksi tubuh buah jamur yang seragam, baik dari stadia hingga ukuran jamur.
  2. Buang kotoran-kotoran yang menempel pada tubuh jamur (trimming).
  3. Cuci bersih semua jamur agar tidak ada kontaminan yang menempel.
  4. Inaktifkan aktivitas enzim selama pengolahan dengan cara blanching. Blanching dilakukan dengan mencelupkan jamur ke dalam air mendidih selama dua menit, kemudian biarkan suhunya turun hingga mencapai suhu ruang.
  5. Masukkan jamur yang sudah di-blanching ke dalam kaleng dan berikan 2 persen ditambah 0,1 persen sodium metabisulfat dan 0,1 persen sodium benzoate.
  6. Hampa udarakan kaleng yang sudah diisi jamur dan larutan pengawet dengan cara dikukus atau diuappanaskan. Kemudian keluarkan udara yang terperangkap di dalam kaleng dengan pisau tipis.
  7. Rekatkan tutup kaleng tersebut (sealing).
  8. Sterilisasi atau pasteurisasi kaleng selama 30—60 menit dengan tekanan pada suhu 121—130°C atau selama satu jam dalam air yang mendidih.
  9. Segera dinginkan kaleng tersebut pada tempat pencucian. Jika diawetkan di dalam botol, jangan lakukan pendinginan dengan air karena bisa menyebabkan botol pecah.

Selain bentuk kalengan, ada berbagai olahan jamur merang yang sering dijual di pasaran, seperti jamur segar, bentuk asinan, bentuk kering, dan bentuk pasta. Dalam buku Budi Daya Jamur Merang dijelaskan masing-masing pengawetan jamur tersebut agar mudah dijual ke pasaran. Buku tersebut juga cocok digunakan oleh Anda yang sedang belajar budidaya jamur merang. Untuk mendapatkannya sebagai referensi, silakan menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.

Baca Juga:  Kerupuk Ikan Lele, Camilan Gurih Berpotensi Menjadi Peluang Usaha