Trik Paling Mudah Membedakan Jenis Kelamin Burung Merpati


Pertanianku — Pada burung merpati, pengecekan jenis kelamin bisa dilakukan setelah anak merpati berumur 23—24 hari dengan melihat bentuk kloakanya. Jenis kelamin burung merpati juga dapat dilihat melalui permukaan kepala, tulang kaki, leher dan jari kaki.

Jenis kelamin burung merpati
Foto: Pixabay

Pada merpati jantan, permukaan kepalanya kasar dan terlihat lebih maskulin, tulang kakinya kuat, lehernya besar dan cenderung kaku serta jari kakinya cenderung panjang. Sementara, pada burung merpati betina, permukaan kepalanya rata dan terlihat halus, tulang kakinya lebih ramping, lehernya lebih kecil dan lemas, tidak kaku, serta jari kaki cenderung pendek.

Trik paling mudah membedakan jenis kelamin burung merpati bisa juga dilakukan dengan cara memegang badan merpati dengan benar. Posisikan badan horizontal, lalu luruskan leher merpati secara vertikal. Jika bentuk leher dari kepala sampai badan sama sama besar, dipastikan jenis merpati jantan. Bila bentuk leher merpati agak menyempit di tengah, itulah merpati betina.

Warna bulu leher merpati jantan lebih berkilau dibanding merpati betina. Nah, yang agak sulit adalah membedakan jantan/betina untuk jenis merpati pos. Akan tetapi, warna bulu leher masih bisa digunakan untuk pembeda.

Sementara itu, ada beberapa ciri-ciri betina yang baik sebagai indukan.

  • Kepala tidak bulat, tetapi panjang seperti kepala tikus dengan mata yang menjorok ke dalam (dengkok).
  • Bulu sayap rapat serta rapi.
  • Jika dibentangkan tidak ada celah. Dan, batang lar yang masuk ke sayap sangat tebal serta
  • Jika dalam posisi berdiri, punggungnya kelihatan.
  • Paruh tipis serta panjang dan ujungnya melengkung ke bawah dengan warna paruh sama dengan warna kuku. Jika warna kuku hitam, paruh harus hitam. Sementara, jika warna kuku bersih, paruh juga seharusnya
  • Saat giring, sang betina bisa di-klepek/geber. pejantannya yang dilepas, sedangkan betina untuk klepek/geber.
  • Klepekan/geberan tampak hidup saat dipegang pinggangnya. Tak usah di-geber, sayapnya akan membuka seperti sedang terbang.
  • Bisa kawin di atas dan di bawah. Betina seperti ini sangat diburu para pemain merpati balap, karena geberannya sangat hidup sehingga dapat menambah kecepatan laju terbang pasangannya.