Trik Rahasia Buahkan Kurma dengan Lebat


Pertanianku — Menurut pengalaman orang yang pernah melakukan percobaan menanam kurma, buah yang dihasilkan tidak sebagus hasil dari Timur Tengah. Namun, tidak dengan yang dialami petani asal Riau, Alwi. Ia memiliki trik buahkan kurma dengan lebat.

buahkan kurma dengan lebat
Foto: Pixabay5

Berdasarkan informasi yang disampaikan Majalah Trubus, satu pohon kurma varietas KL-1 betina bahkan bisa menghasilkan 5 tandan buah yang menjuntai. Pohon kurma varietas KL-1 tersebut tumbuh di kebun penelitian dan pengembangan (litbang) Indonesian Date Palm Association (IDPA) Riau di Pekanbaru, Provinsi Riau. KL-1 merupakan salah satu varietas yang adaptif di negara tropis seperti Indonesia.

Kurma KL-1 yang berbuah di kebun litbang IDPA Riau itu lebih genjah dibanding KL-1 di negara aslinya, yaitu Thailand. Alwi menuturkan, di negara asalnya, KL-1 biasanya berbuah perdana setelah tanaman berumur 3—4 tahun. Pada pembuahan itu, muncul 8 tandan. Namun, tiga tandan muncul terakhir.

Kemudian, ahli kurma dunia asal Irak, Abdulbasit Oudah Alimam menyarankan untuk memotong ketiga tandan bunga yang muncul terakhir. “Bunga harus dipotong karena pertumbuhannya akan terlambat. Dengan begitu, nutrisi menjadi fokus untuk pembesaran buah yang muncul terlebih dahulu,” jelas Alwi.

Kurma KL-1 pun berbuah lebih genjah di kebun litbang IPDA Riau sebagai hasil dari perawatan intensif yang dilakukan Alwi dan rekan. Sebelum penanaman, Alwi mencampurkan 1,5 kg dolomit per lubang tanam untuk menetralkan tanah yang asam.

Ia juga menambahkan 1—2 kg pupuk kandang per lubang tanam sebagai pupuk dasar. Selanjutnya, Alwi menambahkan pupuk lanjutan berupa pupuk kandang dan dolomit berdosis sama setiap tiga bulan sekali.

Selain itu, Alwi juga menambahkan pupuk NPK berimbang setiap 4 bulan. Dosis pemupukan sesuai dengan umur tanaman. Saat tanaman berumur kurang dari setahun, ia hanya memberikan 250 g NPK per pohon. Namun, ketika pohon berumur 2 tahun, dosis NPK pun bertambah menjadi 500 g per pohon.

Baca Juga:  Kafe-kafe Hentikan Sajian Alpukat di Menu, Kenapa?

Disamping itu, Alwi juga memberikan pupuk hayati cair setiap 3 bulan. Ia mencampur 1 liter pupuk hayati dengan 80 liter air, mengaduk rata lalu menyiramkannya di sekitar area perakaran kurma. “Setiap pohon rata-rata memperoleh 10 liter larutan pupuk hayati,” katanya.

Alwi juga memberikan larutan bioaktivator berkonsentrasi 5 ml per liter air sebulan sekali. Bioaktivator adalah bahan aktiv biologi berupa mikroorganisme efektif yang digunakan untuk meningkatkan aktivitas pengomposan atau penguraian bahan organik. Penambahan bioaktivator inilah yang diduga merangsang kurma KL-1 berbuah lebih cepat.