Tujuan Beternak Ayam Kampung

Pertanianku – Beternak ayam kampung merupakan suatu bentuk aktivitas pengelolaan untuk memperoleh manfaat dari ayam kampung sebagai sasarannya. Usaha peternakan merupakan suatu tindakan beternak dengan menerapkan prinsipprinsip usaha. Dalam setiap usaha, begitu pun usaha peternakan ayam kampung, diperlukan suatu penetapan tujuan terlebih dahulu.

Tujuan Beternak Ayam Kampung

Suatu usaha agribisnis seperti peternakan harus mempunyai tujuan. Tujuan ini berguna sebagai evaluasi kegiatan yang dilakukan selama beternak, baik itu salah atau benar. Contoh tujuan peternakan adalah tujuan komersial, yaitu sebagai cara memperoleh keuntungan. Bila tujuan ini yang ditetapkan, segala prinsip ekonomi perusahaan, baik ekonomi mikro dan makro, konsep akuntansi, dan manajemen harus diterapkan. Namun, apabila peternakan dibuka untuk tujuan pemanfaatan sumber daya, misalnya tanah atau untuk mengisi waktu luang, tujuan utama bukanlah merupakan aspek komersial, tetapi harus tetap mengharapkan modal yang ditanamkan dapat kembali.

Dalam beternak ayam kampung, perlu dipersiapkan beberapa hal, di antaranya adalah penetapan tujuan beternak, seperti beternak sebagai penghasil daging atau penghasil telur. Penentuan tujuan ini penting karena akan menentukan cara memelihara dan manajemennya, termasuk dalam pemilihan induk. Selain menentukan tujuan komoditas yang akan diproduksi, penentuan maksud beternak juga penting. Setidaknya ada tiga maksud dan tujuan orang beternak ayam kampung, yaitu beternak hanya sekadar mengisi waktu luang, memanfaatkan tanah yang kosong, atau beternak sebagai sumber penghasilan keluarga.

  1. Untuk mengisi waktu luang

Beternak ayam kampung dengan tujuan untuk mengisi waktu luang banyak dilakukan oleh para pensiunan. Kepuasan dengan melakukan kesibukan di bidang peternakan merupakan manfaat yang dapat diperoleh. Bila beternak hanya untuk mengisi waktu luang maka kepuasan yang dicapai adalah kepuasan mengisi waktu dengan kesibukan sehari-hari mengurus ternak. Kepuasan ini juga merupakan nilai ekonomi yang tidak dapat diukur secara kuantitatif atau dengan angka. Apabila waktu luang sudah tidak ada lagi akibat sibuk dengan urusan ayam kampung maka saat itulah dikatakan bahwa kegiatan beternak sudah memberikan hasil yang maksimum. Ini setara atau lebih besar dari nilai yang telah dikeluarkan. Selain kepuasan tersebut, beternak juga menambah hasil berupa telur atau anak ayam atau daging walaupun bukan target utama dari beternak tersebut.

  1. Untuk memanfaatkan tanah yang kosong
Baca Juga:  Cara Membuat Silase Pakan Ternak dari Limbah Tanaman Jagung

Tujuan ini pun banyak dilakukan orang. Umumnya, orang memanfaatkan tanah kosongnya sehingga pajak bumi dan bangunannya dapat dibayar dari hasil beternak. Aktivitas beternak tersebut juga dapat menghindari penyerobotan tanah.

  1. Untuk mendapatkan keuntungan (mencari nafkah)

Bila tujuan ini sudah ditetapkan, usaha peternakan ayam kampung yang dijalankan akan menerapkan kaidah-kaidah usaha. Keuntungan berupa ekonomi merupakan target utama yang harus dihasilkan. Kepuasan peternak akan ditentukan dengan banyaknya nilai ekonomi yang dihasilkan dari peternakan yang dijalankan. Beternak ayam kampung untuk mendapatkan keuntungan harus jelas dalam menjalankannya sebab ada kaitannya dengan pengelolaan keuangan.

 

Sumber: Buku Beternak  Ayam Kampung