Tumbuhan Liar yang Sering Dijumpai Ini Ternyata Berkhasiat Sebagai Obat

PertaniankuTumbuhan liar bisa tumbuh di mana saja, seperti di pekarangan, di tanah kosong, ataupun di bangunan yang tidak berpenghuni. Sebagian besar orang hanya mengetahui tumbuhan tersebut sebagai tumbuhan liar yang tidak memiliki manfaat apa pun. Oleh karena itu, tumbuhan tersebut lebih sering dibuang.

tumbuhan liar
foto: /www.b2p2toot.litbang.kemkes.go.id

Sebenarnya, ada beberapa jenis tumbuhan liar yang berkhasiat sebagai obat. Berikut ini 5 tumbuhan liar yang berkhasiat sebagai obat.

Bandotan

Anda pasti sering menjumpai bandotan di dekat rumah. Bandotan sering tumbuh di antara rerumputan, daunnya berwarna hijau dan di bagian batang terdapat bunga. Bunga itulah menjadi salah satu ciri khas bandotan.

Bandotan dimanfaatkan sebagai obat disentri, diare, dan penurun panas. Bagian yang berkhasiat sebagai obat adalah akar bandotan. Selain itu, bandotan juga berguna untuk menyembuhkan luka bekas benda tajam.

Patikan kebo

Hampir sama seperti bandotan, tumbuhan patikan kebo lebih mudah dikenali dari bentuk bunganya yang tumbuh secara berkerumun di bagian tengah batang. Di dalam patikan kebo terdapat flavonoid asam melisat, asam forbat, alkaloid, dan tannin. Tumbuhan patikan kebo berguna untuk mengobati bronchitis, radang tenggorokan, asma, radang ginjal, dan penyakit kulit.

Rumput mutiara

Rumput mutiara merupakan herba berukuran kecil dan memiliki banyak cabang. Tumbuhan ini tumbuh secara bergerombol dan memiliki bunga majemuk yang muncul dari ketiak daun.

Rumput mutiara mengandung dua senyawa aktif, yakni asam ursolat dan asam uleanolat. Rumput mutiara berguna untuk menyembuhkan saluran sperma yang tersumbat, radang amandel, hepatitis, gondongan, infeksi saluran kemih, borok, dan bisul.

Pegagan

Pegagan sudah terkenal sebagai tumbuhan liar yang berkhasiat, seperti pembersih darah, disentri, peluruh kencing, lepra, kehilangan nafsu makan, radang usus, dan sakit perut. Di dalam pegagan terdapat asam asiatat, asatikosida, asam brahmat, sio-tankunisida, asam is-tankunat, tankunisida, meso-inosito, asam askorbat, niacin, velarine, kalium, natrium, magnesium, zat samak, dan masih banyak lagi.

Baca Juga:  Prospek Cerah Bisnis Kaktus Hias

Meniran

Meniran merupakan herba semusim dengan daun majemuk berseling. Tumbuhan meniran berguna untuk mengobati diare, pelancar air seni, busung air, infeksi saluran pencernaan, dan penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi hati. Pada daun meniran terdapat methanol dan sesquiterpene lactone.