Udang Galah Siratu, Udang Bernilai Ekonomi Tinggi

Pertanianku — Udang galah ini merupakan hasil seleksi individu di Pelabuhan Ratu dan sudah terbukti bebas dari Macrobrachium rosenbergii Nodavirus dan tahan terhadap bakteri vibriosis. Udang galah siratu menjadi salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi, khususnya di Indonesia.

udang galah siratu
foto: http://sisinbe.kkp.go.id/

Keunggulan udang galah siratu adalah pertumbuhannya yang cepat dan durasi perkembangan larvanya lebih cepat dari F2. Udang galah ini sudah diuji dan terbukti memiliki tingkat toleransi terhadap kondisi salinitas air dari 12—20 ppt sebesar 100 persen, dari suhu 25°C ke 18°C sebesar 99 persen, pH dari 7 ke 4 sebesar 100 persen, dan formalin 500 ppm sebesar 100 persen.

Kelebihan yang dimiliki oleh udang galah siratu adalah menjadi komoditas yang menjanjikan untuk dibudidayakan oleh masyarakat. Udang ini telah dirilis secara resmi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan SK Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 25/KEPMEN-KP/2015.

Sebelum dirilis, indukan udang telah dikoleksi dan didomestikasi sejak 2007—2010. Selanjutnya, pada 2011—2015 dilakukan pembentukan dan seleksi populasi sintetis. Udang galah ini berasal dari sembilan kombinasi persilangan dengan tiga strain udang, yaitu Sungai Bone, Mahakam, dan Citanduy.

Seleksi individu udang langsung dilakukan di Pelabuhan Ratu, yaitu di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Ini sebabnya udang galah ini diberi nama siratu.

Jika dilihat berdasarkan aspek teknologi, budidaya siratu dapat memberikan keuntungan kepada pembudidaya karena teknologi yang digunakan cukup mudah dilakukan. Teknologi tersebut juga bisa meningkatkan kelangsungan hidup dan mengurangi durasi waktu pemeliharaan larva sehingga pembudidaya bisa melakukan perputaran modal menjadi lebih cepat. Keuntungan yang didapatkan oleh pembudidaya pun menjadi lebih besar.

Jika dilihat dari aspek ketahanan pangan dan ekonomi, siratu dapat membantu pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat.

Baca Juga:  Jangan Terlalu Dangkal, Ini Kedalaman Kolam Nila yang Tepat

Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa galah siratu bisa didistribusikan ke masyarakat dan dibudidayakan pada skala luas untuk menunjang peningkatan hasil produksi perikanan budidaya serta meningkatkan produksi udang galah nasional, serta meningkatkan kesejahteraan pembudidaya udang.