Ulat Hama Tanaman Mentimun

Pertanianku Hama ulat adalah salah satu musuh budidaya tanaman mentimun. Buah ini sering terganggu oleh berbagai jenis hama ulat. Setidaknya, ada 3 jenis hama ulat yang harus Anda waspadai karena dapat mengganggu pertumbuhan tanaman mentimun dan mengancam produktivitasnya.

Umumnya, bagian tanaman mentimun yang terserang ulat akan tergerogoti daunnya. Ulat ini merupakan satu fase yang dilalui serangga sebelum tumbuh dewasa. Oleh karena itu, mereka membutuhkan asupan makanan dalam jumlah banyak dan cenderung bisa menggerogoti bagian tanaman hingga tandas.

Ulat tanah (Agrotis ipsilon)

Loading...

Ulat yang satu ini dikenali dari warnanya yang hitam keabuan. Ulat tanah ditemukan merusak tanaman pada malam hari. Terkadang, ulat ini bisa bersifat kanibal terhadap sesamanya. Salah satu ciri tanaman mentimun yang terserang ulat tanah adalah tanaman mudah patah atau bagian tangkai daunnya terpotong.

Selain mentimun, ulat tanah juga menyerang tanaman muda lainnya. Jenis tanaman ini antara lain tomat, cabai, kubis bunga, jagung, dan kacang panjang.

Ulat grayak (Spodoptera litura)

Berbeda dengan ulat tanah berwarna hitam keabuan, ulat grayak memiliki warna yang lebih bervariasi. Ciri khas ulat grayak dikenali dari adanya noktah hitam di bagian abdomen keempat dan kesepuluh. Jika diperhatikan lebih saksama, noktah ini tampak seperti kalung.

Hama ulat grayak bersifat polifag, yaitu pemakan segala rupa. Gejala tanaman yang terserang ulat grayak muda adalah daun berlubang dan bagian epidermis atas ditinggalkan. Sementara, serangan ulat grayak tua dapat memakan seluruh bagian daun, termasuk tulang daun dan buah. Tak hanya mentimun, ulat grayak bisa menyerang semua jenis tanaman.

Ulat jengkal (Chrysodeixis chalcites)

Ulat jengkal merupakan fase larva dari pertumbuhan serangga ngengat. Ngengat yang bertelur akan meletakkan telur tersebut berupa satu atau dalam kelompok yang kecil. Saat memasuki fase ulat, ia akan memakan daun secara tidak beraturan.

Baca Juga:  Khasiat Daun Bayam untuk Haid Tidak Teratur

Ulat jengkal akan menjatuhkan diri kemudian menggantung dengan benang sutera. Hal ini ia lakukan ketika tersentuh. Selain mentimun, ulat jengkal juga ditemukan hidup pada tanaman kubis, kubis bunga, brokoli, tomat, kacang panjang, buncis, dan tembakau.

 

Loading...
Loading...