Unsur Nilai Seni Bonsai yang Harus Ada

Pertanianku — Bonsai merupakan suatu karya seni yang cukup mahal, bahkan saking mahalnya harga satu pohon bonsai dapat mencapai ratusan juta rupiah. Hal tersebut dikarenakan pesona yang didapat dari pohon bonsai sangat indah dan harmoni. Dalam membuat bonsai, pengrajin harus memerhatikan beberapa nilai seni bonsai yang menjadikan bonsai semakin mahal dan indah. Berikut ini nilai seni bonsai yang harus ada.

nilai seni bonsai
foto: pixabay

Keindahan dan keunikan bonsai

Bonsai merupakan karya seni yang dibuat pada makhluk hidup, yaitu tanaman. Bonsai yang semakin tua dan terlihat keropos atau jelek malah akan semakin memiliki pesona yang indah dan bernilai tinggi. Hal ini sangat berbeda dari tanaman hias biasanya yang jika sudah tua malah terlihat kurang menarik dan harus diganti. Bonsai bisa diibaratkan sebagai anak asuh karena dalam merawat dan membentuknya akan berlangsung seumur hidup.

Loading...

Seseorang yang sudah menyukai bonsai dan sudah menguasai teknik penanaman dan merawatnya akan memiliki kesenangan tersendiri untuk terus mengaguminya. Pepatah Tiongkok mengibaratkan bonsai sebagai kesenangan berjangka panjang, bahkan seumur hidup.

Keserasian pot dan tanaman

Tak hanya membutuhkan pesona tanaman, nilai seni bonsai juga harus didukung dari elemen pendukung yang dapat menambah nilai lebih bonsai seperti pot. Pemilihan pot sangat dipengaruhi oleh bentuk bonsai yang digunakan agar mendapatkan keserasian antara bentuk tanaman dan pot. Terkadang pot juga menunjang tema yang dipilih oleh pengrajin bonsai.

Pada umumnya pot yang terbuat dari tanah liat atau keramik yang berwarna polos lebih disukai oleh pencinta bonsai pada saat ini.

Cantik di dalam dan luar ruangan

Idealnya bonsai dirawat di luar ruangan karena tanaman sangat membutuhkan sinar matahari, air, serta sirkulasi udara yang cukup. Untuk mendukung pesona bonsai yang sudah ada, Anda harus menata bonsai dengan rapi dan membuat seolah-olah tanaman tersebut menjadi eksklusif.

Baca Juga:  Khasiat Bambu Kuning untuk Mengobati Kolesterol dan Hepatitis

Pada umumnya, bonsai yang diletakkan di luar ruangan dipajang di atas rak atau pilar yang mudah untuk dipandang dalam keadaan berdiri atau duduk. Rak tersebut biasaya terbuat dari beton atau kayu dengan ketinggian yang berbeda-beda.

Namun, bonsai juga sering ditata di dalam ruangan sebagai penambah kesan sejuk dan penghias ruangan. Karena pada dasarnya bonsai merupakan tanaman hidup, bonsai harus sering bergantian setiap 4—5 hari sekali dengan bonsai lain yang akan ditaruh di dalam ruangan. Besaran bonsai juga harus sesuaikan dengan meja yang berada di dalam ruangan. Untuk menambahkan kesan dramatis, bonsai dapat diberikan lampu yang sinarnya menyebar ke sekitar tanaman.

Loading...
Loading...