Upaya Kementan Tingkatkan Produksi Pinang untuk Pasar Ekspor

Pertanianku Biji pinang telah menjadi komoditas ekonomi, bahkan permintaannya tergolong tinggi dari berbagai negara. Pada (7/4), Presiden Joko Widodo melepas ekspor biji pinang asal Jambi. Sesuai dengan arahan presiden, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemerintah akan terus mendorong pengembangan produksi biji pinang di berbagai provinsi.

biji pinang
foto: Trubus

“Pinang sekarang menjadi komoditi yang berskala ekonomi. Karena itu, sesuai arahan presiden, pemerintah terus mendorong agar berbagai provinsi yang memiliki potensi besar termasuk Jambi ini dapat kita perkuat agar ekspornya dapat berjalan lebih baik,” tutur Syahrul seperti dilansir dari laman ditjenbun.pertanian.go.id.

Produktivitas pinang biji di Jambi rata-rata sebesar 615 kg/hektare. Varietas yang digunakan adalah Betara, produksinya dapat mencapai 7,81 ton kernel kering/hektare/tahun dengan umur produktif mencapai 25 tahun.

Perkebunan pinang di Jambi hampir seluruhnya dikelola oleh rakyat. Melihat potensi yang tinggi, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan memberikan fasilitas penunjang peningkatan ekspor, seperti bantuan perluasan 300 ribu pohon benih pinang dan sarana produksi, serta 8 paket prasarana pascapanen.

Selain perkebunan pinang, produksi produk turunan pinang berpotensi untuk dikembangkan di dalam negeri. Produksi ini dapat meningkatkan investasi, nilai tambah, dan serapan tenaga kerja. Beberapa produk turunan dari pinang adalah produk kosmetik/kecantikan, olahan, pangan, dan farmasi.

Kementan akan mendorong produksi pinang di dalam negeri dengan menyediakan bibit-bibit berkualitas. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan ekspor pinang ke mancanegara dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global. Sebelumnya, Presiden Jokowi mendorong Kementan untuk menghasilkan berbagai varietas unggul dengan produktivitas yang tinggi secara masif.

“Ini nanti yang kita harapkan dalam jumlah yang besar dan tidak hanya menggantungkan pada pohon-pohon pinang yang sudah ada tapi tadi saya sudah perintahkan kepada Menteri Pertanian untuk menyiapkan varietas yang unggul yang baik yang memiliki kualitas yang bagus,” papar Presiden Jokowi.

Baca Juga:  HPDKI Siapkan Hewan Kurban Bebas PMK

Ekspor pinang pada 2021 telah mencapai Rp5 triliun lebih. Ekspor komoditi ini berhasil menjalankan roda perekonomian petani-petani pinang di Indonesia. Itu sebabnya pinang dianggap berpotensi menjadi komoditas unggulan apabila dikelola dengan manajemen modern yang baik.