Urban Jungle, Perkotaan yang Jadi Rumah Baru Binatang


Pertanianku — Binatang umumnya tinggal di hutan. Namun, bagaimana jika keadaan memaksa mereka untuk beradaptasi dengan tempat tinggal baru, yakni wilayah perkotaan? Kondisi ini bisa juga disebut urban jungle.

urban jungle
Foto: Pixabay

Melansir National Geographic Indonesia, hal ini terjadi di California. Di sana, terdapat dua jenis binatang yang akhirnya tinggal dan beradaptasi dengan lingkungan perkotaan. Kedua jenis binatang tersebut, yakni Red-eared slider turtle (kura-kura Brasil) dan Red-crowned Parrot (nuri kepala merah).

Red-eared slider turtle bisa sampai ke wilayah California karena kerap dibawa untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Namun, beberapa dari mereka akhirnya dilepasliarkan kembali ke alam sehingga harus beradaptasi seiring berjalannya waktu.

Sama halnya dengan kura-kura tadi, Red-crowned Parrot juga dijual sebagai binatang peliharaan ketika mereka tiba di California–walaupun beberapa akhirnya dibebaskan atau berhasil melarikan diri.

Ursula Heise, seorang pengajar dari University California Los Angeles (UCLA) bagian Institute of the Environment and Sustainability menjelaskan bahwa hewan ini merupakan jenis hewan yang mampu membangun habitat mereka sendiri.

Ini lah yang membuat Red-crowned Parrot dapat bertahan hidup dan berkembang biak di lingkungan perkotaan. Meski begitu, perilaku adaptasi tersebut sempat membuat beberapa peneliti berpikir apakah sebuah kota dapat menjadi tempat tinggal yang baik bagi para hewan.

Di daerah California sendiri telah dibuat beberapa habitat buatan dengan harapan dapat menjadi tempat tinggal baru bagi beberapa jenis hewan yang habitat aslinya terancam. Ke depannya, peneliti akan tetap melakukan pengamatan lebih lanjut mengenai hewan mana yang mampu beradaptasi untuk tinggal di wilayah perkotaan.

Baca Juga:  Indonesia Kaya, Raja Ampat Punya Tiga Jenis Biawak Endemik