Usaha Ternak Kambing Kacang yang Populer di Indonesia

Pertanianku Kambing kacang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan ukuran badannya yang relatif kecil dan pendek. Bobot hidup kambing jantan sebesar 25 kg dan betina berkisar 15—20 kg. Induk betina sudah bisa beranak pertama kali pada umur 12—13 bulan. Induk jantan sudah mencapai dewasa kelamin saat berumur 19—25 minggu atau 135—173 hari, sedangkan induk betina mencapai dewasa kelamin pada umur 307 hari.

kambing kacang
foto: Pertanianku

Kemampuan hidup saat lahir kambing kacang mencapai 100 persen, sedangkan kemampuan hidup dari lahir sampai masa sapih mencapai 79 persen. Induk betina memiliki kemungkinan melahirkan anak kembar dua sebanyak 52 persen, anak kembar tiga 3 persen, dan kelahiran tunggal sekitar 44 persen.

Persentase karkas kambing kacang sekitar 44—51 persen. Meski ukurannya tidak begitu besar, kambing kacang memiliki keunggulan berupa rasa daging yang enak dan tidak mengandung lemak, badannya lebih berisi, mudah dirawat, cepat beradaptasi dengan lingkungan, lebih tahan terhadap penyakit, serta cepat beranak dan menghasilkan anak kembar lebih dari satu.

Kambing kacang sangat mudah dijumpai di Indonesia. Itu sebabnya harga kambing ini terjangkau. Dengan begitu, peternak bermodal kecil dapat menggunakan jenis kambing kacang untuk usaha ternak.

Jika Anda tertarik untuk beternak kambing kacang, Anda perlu mengetahui ciri-ciri bibit kambing jantan yang bagus. Bibit yang bagus menjadi modal penting untuk mendukung keberhasilan usaha peternakan.

Induk pejantan yang bagus memiliki tubuh besar dan panjang, tidak terlalu gemuk, gagah, punggung lurus, dada dalam dan lebar, kaki lurus dan kuat, memiliki tumit kaki yang tinggi, buah zakar normal dan memiliki libido yang tinggi, umur sudah lebih dari 1,5 tahun atau gigi serinya sudah tetap, serta berasal dari keturunan kembar.

Baca Juga:  Strategi Kementan Menyerap Telur dari Peternak Rakyat

Sementara itu, induk betina yang bagus memiliki dada dalam dan lebar, garis punggung dan pinggang lurus, bertubuh besar tetapi tidak gemuk, jinak, sorot matanya ramah, kaki lurus, tumit tinggi, tidak cacat, rahang atas dan bawah rata, ambing simetris dan jumlah puting dua, berumur lebih dari 12 bulan atau memiliki dua buah gigi seri tetap, serta berasal dari keturunan kembar.