Usai Lebaran Harga Daging Ayam Turun


Pertanianku – Beberapa hari terakhir terpantau di sejumlah pasar tradisional di Jember, Jawa Timur, harga daging sapi dan daging ayam terus menurun pasca-Lebaran 2017 lalu. Hal ini karena pasokan kembali stabil.

“Harga daging ayam pekan ini perlahan-lahan turun karena harganya sempat melambung tinggi menembus Rp40.000 per kilogram (kg) menjelang Lebaran karena permintaannya meningkat. Sedangkan pasokan dari peternak ayam menurun,” jelas Zubaidah, pedagang ayam di Pasar Tanjung Jember, seperti melansir Republika (10/7).

Zubaidah menuturkan harga daging ayam pada Lebaran Ketupat atau pada H+7 Lebaran 2017 juga tinggi di kisaran Rp35.000—Rp37.000 per kg. ini karena tingginya permintaan, sedangkan pasokannya stabil. “Pekan ini harga daging ayam ras berangsur-angsur turun menjadi Rp28.000—Rp27.000 per kg karena permintaan dan pasokan juga stabil, bahkan diprediksi harga daging ayam terus turun,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa harga daging ayam ras normalnya berkisar pada Rp24.000 hingga Rp25.000 per kg di Pasar Tanjung. Bahkan, harganya beberapa pekan lalu sempat merosot di kisaran Rp20.000—Rp22.000 per kg karena pasokan berlimpah.

“Pasokan daging ayam ras selama Ramadan hingga Lebaran 2017 di Jember cukup stabil sehingga lonjakan harga hanya terjadi dalam kurun waktu singkat, yakni dua hingga tiga hari saja,” ujarnya.

Selain daging ayam, harga daging sapi juga mengalami penurunan dari Rp120.000 per kg jelang Lebaran dan pekan ini sudah stabil menjadi Rp110.000 per kg. Sementara itu, pedagang bumbu dapur Siti Fatimah mengatakan bahwa harga bumbu dapur justru naik pasca-Lebaran karena pasokannya berkurang seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit.

“Harga bawang merah naik dari Rp32.000 menjadi Rp33.000 per kg dan bawang putih naik dari Rp19.500 per kg menjadi Rp20.000 per kg karena pasokan komoditas tersebut berkurang,” ungkapnya.

Baca Juga:  BPS: Harga Gabah Diprediksi Naik
loading...
loading...