Vaksin Herbal untuk Ayam Organik

Pertanianku — Vaksin menjadi langkah preventif terhadap penyakit yang kemungkinan besar dapat menyerang ayam sehingga menyebabkan kematian. Pada umumnya, peternakan berskala besar menggunakan vaksin berbahan baku kimia untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam. Sementara itu, peternakan ayam organik cenderung menggunakan vaksin herbal yang terbuat dari tumbuhan, biasanya lebih sering disebut sebagai ramuan herbal.

vaksin herbal
foto: pertanianku

Ramuan herbal tersebut berguna sebagai vaksin, antibiotik, dan pemacu pertumbuhan. Pemakaian vaksin herbal dapat membantu peternak untuk mengganti obat-obatan yang biasa digunakan.

Pemberian vaksin juga dapat menurunkan jumlah pemberian pakan. Hal ini karena sistem metabolisme ayam meningkat sehingga sari-sari makanan dapat diserap secara maksimal untuk pembentukan daging. Hal tersebut menyebabkan pertambahan bobot ayam menjadi lebih optimal. Kotoran yang dihasilkan pun lebih sedikit dan tidak begitu bau.

Ayam yang diberikan vaksin organik biasanya menghasilkan daging yang berserat lebih halus, lebih gurih, tidak anyir, dan yang pastinya bebas dari residu obat-obatan kimia yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Vaksin dari tumbuhan ini juga sangat berguna menurunkan tingkat kematian ayam, tanpa perlu mengeluarkan biaya lebih pada pakan, obat, dan vitamin.

Vaksin herbal untuk ayam dapat dibuat dari rempah-rempah, seperti lengkuas, bawang putih, temulawak, kunyit, kencur, daun sirih, temu ireng, dan pakan probiotik. Bahan-bahan tersebut mengandung aktivitas farmakologis yang berfungsi sebagai antibiotik alami, antivirus, antimikroba, antiradang, antikolesterol, antikanker, meningkatkan daya cerna ayam, dan meningkatkan nafsu makan.

Salah satu ramuan vaksin herbal yang paling mudah dibuat ialah ramuan kunyit. Ramuan ini bisa divariasikan dengan bahan-bahan tumbuhan lain yang memiliki aktivitas farmakologis. Berikut ini bahan dan cara pembuatan ramuan kunyit untuk ayam.

Bahan-bahan:

  • 3 kg kunyit
  • 1 kg temu putih
  • 300 gram gula jawa
  • 300 cc mikroba starter
Baca Juga:  Tantangan Ternak Burung Puyuh

Cara membuat:

  1. Blender kunyit, temu putih, dan gula jawa
  2. Campur hasil ramuan tersebut dengan mikroba starter, lalu aduk hingga rata
  3. Encerkan larutan herbal dengan 50 liter air
  4. Aplikasikan ramuan kunyit melalui air minum