Varietas Cabai Keriting Hibrida yang Bagus untuk Dibudidayakan

Pertanianku — Penampilan tanaman cabai keriting hibrida hampir sama seperti cabai lokal, tetapi cabai hibrida lebih responsif terhadap pemupukan. Karakter tersebut menyebabkan jenis cabai ini dapat tumbuh lebih cepat dan produksi per satuan luasnya jauh lebih tinggi daripada varietas lokal. Sebenarnya, ada banyak produsen benih asal luar negeri yang mendatangkan varietas cabai keriting hibrida, beberapa di antaranya sudah berhasil dibudidayakan.

varietas cabai keriting
foto: Pertanianku

Berikut ini beberapa varietas cabai keriting hibrida yang cocok untuk dibudidayakan di Indonesia.

Boxer

Varietas Boxer memiliki rasa yang sangat pedas dengan tingkat kepedasan 50.000 SHU (Scoville Heat Units) hampir sama dengan cabai rawit yang tingkat kepedasannya 55.000 SHU. Keunggulan cabai ini adalah bisa dipanen ketika berumur 75–80 HST (Hari Setelah Tanam) di dataran rendah dan relatif tahan virus.

Kastilo

Cabai keriting Kastilo cocok untuk ditanam di dataran menengah hingga dataran tinggi. Tanaman tegak dengan ukuran buah standar cabai keriting. Tahan serangan penyakit layu bakteri dan Phytophthora. Potensi hasil sebesar 1,5 kg/tanaman dan dapat dipanen pada umur 107 HST.

TM-999

Pertumbuhan tanaman cabai keriting TM-999 sangat kuat. Perbungaannya berlangsung secara terus-menerus sehingga dapat dipanen dalam jangka waktu panjang. Ukuran buahnya 12,5 cm × 0,8 cm dengan berat 5–6 gram/buah. Cabai keriting hibrida ini sangat pedas. Cabai TM-999 cocok digiling dan dikeringkan. Produktivitas per tanaman berkisar 0,8–1,2 kg.

Lado

Penampilan cabai Lado hampir sama seperti cabai keriting lokal pada umumnya, tetapi buah yang dihasilkan berukuran lebih besar. Cabai ini memiliki adaptasi penanaman yang sangat baik di daerah dataran rendah dengan umur panen berkisar 115–120 HST. Produktivitas per hektare cukup tinggi dengan potensi 18–20 ton per hektare.

Baca Juga:  Keistimewaan Andaliman yang Membuatnya Jadi Komoditas Ekspor

Princess

Varietas Princess dapat ditanam di dataran rendah sampai tinggi dan mudah dalam perawatannya. Tipe tanaman tegak dan kuat. Tahan penyakit layu bakteri. Buah keriting dengan panjang ± 13,5 cm dan berdiameter ± 0,7 cm.

CTH-01

Cabai keriting hibrida CTH-01 mempunyai bentuk buah yang benar-benar keriting. Varietas ini mudah beradaptasi di daerah dataran rendah sampai tinggi dan mudah perawatannya. Tipe tanaman tegak, bentuk buah keriting dengan panjang ± 13 cm, diameter ± 0,6 cm, dan memiliki rasa yang pedas. Umur panen ± 85 HST. Tahan penyakit antraknosa buah dengan potensi hasil ± 20 ton/hektare.