Varietas Terung yang Ada di Dunia

Pertanianku— Terung sering dimanfaatkan sebagai sayuran buah, tetapi ada juga beberapa varietas terung yang dimanfaatkan sebagai obat-obatan. Bentuk, ukuran, dan warna buah terung sangat beragam, bergantung pada varietas. Oleh karena itu, sangat penting memilih varietas terung yang tepat sebelum mulai bertanam. Berikut ini beberapa varietas terung yang bisa Anda jumpai.

varietas terung
foto: Pixabay

Solanum melongena var. esculentum Bailey

Varietas terung ini cukup sering dijumpai. Tak ada sebutan khusus untuk terung ini. Bila berwarna ungu, namanya menjadi terung ungu. Begitu pun bila berwarna putih, namanya menjadi terung putih.

Buah terung jenis ini berbentuk panjang, besar, dan bagian ujung-ujungnya tumpul. Bagian sisi samping buah hampir sejajar dan panjangnya mencapai 2–3 kali dari lebarnya. Warna buah tergolong bervariasi, mulai dari putih, putih kekuningan, putih kehijauan, hijau muda, hijau tua, ungu, dan lainnya.

Solanum melongena var. serpentinum Bailey

Varietas terung ini sering disebut terung ular karena buahnya berukuran cukup panjang dan menyerupai ular. Panjang buah dapat mencapai 30–40 cm dengan garis tengah yang hanya sekitar 2,5 cm. Pada bagian ujung buah terdapat sebuah lekukan.

Solanum melongena var. depressum Bailey

Varietas terung ini memiliki buah berbentuk bulat, berpohon pendek, dan berwarna ungu. Cabang pohon terung jenis ini banyak yang mendatar dan seringkali hampir menyentuh tanah. Daun tanaman relatif tipis, sedikit bulat. Buah yang masih muda berwarna ungu tua, tetapi setelah tua warnanya berubah menjadi kuning.

Solanum torvum Swartz

Terung ini sering disebut cepokak, tekokah, pokah, cungbelut, atau terungan. Tanaman ini berbentuk semak dengan tinggi sekitar 1–5 m. Jenis terung ini lebih sering dijumpai tumbuh, buah-buahannya yang sudah kering akan dimakan burung.

Baca Juga:  Kiat Membuat Tanaman Buah Naga Menghasilkan Banyak Buah

Solanum macrocarpon Linn

Terung ini sering disebut terung engkol atau terung tomat. Tangkai tanaman berukuran pendek dan buahnya berbentuk bulat datar. Saat muda, buah tanaman berwarna hijau muda, tetapi setelah masak berwarna hijau, kuning, atau jingga. Di tengah buah terdapat garis yang panjangnya mencapai 7–9 cm dengan tinggi 5–6 cm. Jenis terung ini dapat tumbuh lebih dari semusim.