Varietas Unggul Aren Genjah Kutai Timur

Pertanianku— Aren (Arengan pinnata) merupakan salah satu jenis tanaman palma yang sering dimanfaatkan oleh berbagai jenis industri dan tersebar hampir di seluruh Indonesia. Aren bisa tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi, mulai dari 0—1.500 mdpl. Varietas unggul aren yang sering digunakan petani adalah aren genjah Kutai Timur.

varietas unggul aren
foto: pixabay

Varietas ini sudah dilepas sebagai varietas unggul oleh Menteri Pertanian dengan SK No. 3879/Kpts/SR.120/9/2011. Aren ini berasal dari Kabupaten Kutai Timur dan sudah menyebar secara luas di Kecamatan Teluk Pandan.

Selain ditanam untuk kepentingan komersil, pohon aren juga sering ditanam untuk kepentingan reboisasi lahan yang mengalami kerusakan serta dijadikan tanaman sela. Pohon aren yang ditanam sebagai bagian dari upaya reboisasi tidak akan bersaing dengan tanaman pangan lainnya.

Aren genjah Kutim berpotensi menghasilkan benih sebanyak lebih kurang 4.000 butir setiap pohonnya. Benih yang dihasilkan dari satu pohon bisa digunakan untuk pengembangan aren di lahan seluas 12—13 hektare.

Kelebihan varietas aren ini adalah tahan terhadap hama dan penyakit, bisa dikembangkan di wilayah lahan kering beriklim basah, air tanah dangkal, dan curah hujan sekitar 1.000—1.500 mm per tahun dengan bulan kering kurang dari 6 bulan.

Nilai ekonomi yang dihasilkan dari varietas aren ini terbilang cukup tinggi. Pasalnya, setiap mayangnya, petani bisa menghasilkan nira lebih dari 12 liter/hari. Waktu penyadapan berlangsung sekitar lebih dari 2 bulan/mayang. Nira merupakan bagian tanaman yang paling bernilai ekonomis. Biasanya, nira aren digunakan untuk membuat gula cetak atau gula semut. Di beberapa daerah, nira digunakan untuk membuat tuak.

Pohon aren genjah Kutim sudah bisa berproduksi setelah berumur 5—6 tahun. Aren ini memiliki ciri khas yang menjadi nilai tambah dan pembeda dari aren tipe dalam. Saat ini varietas aren unggulan ini sudah dikembangkan di beberapa daerah di Indonesia, seperti Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Sulawesi Utara.

Baca Juga:  Bantul, Sentra Penghasil Benih Bawang Merah

Tingginya permintaan serta harga jual aren membuat komoditas ini sangat berpotensi untuk dikembangkan lebih intensif. Pasalnya, selain nira, semua bagian dari pohon aren bisa diolah menjadi produk pangan dan nonpangan.

 

 

 

 

 


loading...