Varietas Unggul Padi Amfibi

Pertanianku Varietas unggul padi amfibi adalah varietas yang dapat menyesuaikan kondisi atau adaptif pada kondisi banjir dan kekeringan. Varietas ini digunakan dalam paket teknologi yang diberi nama Padi Aerob Terkendali Berbasis Bahan Organik (Patbo). Teknologi ini digunakan untuk budidaya padi dengan basis utama manajemen air dan menggunakan bahan organik untuk meningkatkan indeks pertanaman dan meningkatkan produktivitas padi sawah tadah hujan.

varietas unggul padi amfibi
foto: Pertanianku

Melansir dari laman litbang.pertanian.go.id, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menghasilkan beberapa varietas unggul padi amfibi yang dapat digunakan oleh petani, di antaranya Situ Patenggang, Situ Bagendit, Limboto, Inpari 38, Inpari 39, Inpago 8, dan Inpago 9. Tentunya, masih banyak varietas amfibi lainnya yang dapat digunakan. Anda dapat memilihnya sesuai dengan kondisi lahan yang tersedia.

Varietas amfibi ini dapat digunakan di lahan sawah tadah hujan dan ditanam pada musim kemarau. Oleh karena itu, varietas ini sama seperti varietas padi genjah yang digadang-gadang mampu meningkatkan indeks pertanaman, kualitas hasil, dan produktivitas tanaman.

Penggunaan varietas amfibi dapat meminimalisir serangan organisme pengganggu tanaman karena tanaman membutuhkan sinar matahari yang lebih banyak. Pertumbuhan tanaman dapat berlangsung dengan baik asalkan kebutuhan air tercukupi.

Padi adalah tanaman yang membutuhkan air. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengaturan pemberian air secara makro ataupun mikro sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pengaturan air makro dapat memanfaatkan sumber air, seperti sumur pantek, sungai, embung, dan lain-lain. Pengaturan air makro dibutuhkan untuk mengairi tanaman pada fase vegetatif hingga stadia masak susu dengan kondisi tanah aerob.

Tingkat kecukupan air di sawah dapat diukur dengan menggunakan alat AWD (Alternate Wetting and Drying) atau pengairan basah kering. Pengukuran juga perlu dilakukan dengan memantau tingkat muka air tanah melalui pipa yang ditanam ke dalam tanah.

Baca Juga:  Kiat Membasmi Hama Belalang Secara Alami

Apabila muka air tanah terlihat menurun, sawah harus segera diberi air, begitupun saat pengisian bulir. Sawah perlu dikeringkan beberapa hari sebelum panen.