Wah, Ternyata Ini Pesona Kampung Kopi di Bondowoso!

0

Pertanianku – Bagi Anda pencinta kopi, pernahkah berkunjung ke kampung kopi di Bondowoso? Di kampung kopi tersebut wisatawan bisa bebas mengelilingi kebun kopi dan juga menikmati kopi arabika yang bercita rasa dan beraroma sangat menggoda ini.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Bondowoso Muhammad Erfan mengatakan pembukaannya dapat mendorong pembangunan klaster kopi di sektor hilir.

“Tentunya selain dapat mendorong pembangunan klaster kopi arabika khas Bondowoso di tingkat hilir sehingga dapat meningkatkan perekonomian pegiat kopi, juga dapat mendorong pada sektor wisata,” kata Erfan.

Menurutnya, selama ini kopi arabika khas di Kota Tapai itu dari tingkat hulu (petani) hanya diekspor langsung atau dijual dalam bentuk setengah jadi atau bahan kopi mentah (Oce).

Dengan adanya Kampung tersebut, kopi dapat dijual dalam bentuk seduhan atau olahan dari para pegiat. Masyarakat luar daerah akan mudah untuk mencari dan menikmati kopi arabika berbagai jenis di saung “Kampung Kopi” yang lokasinya di jantung Kota Bondowoso.

“Pegiat kopi di belasan stand-stand atau saung di Kampung Kopi itu mulai dari tingkat hulu sampai hilir atau petani kopi yang juga turut membuka stand, ada juga para anak muda yang hanya bergerak di sektor hilirnya saja (pemilik kafe dan kedai kopi),” tambahnya.

Sementara salah seorang pegiat kopi yang juga membuka stand di “Kampung Kopi” Bondowoso, Suyitno, mengatakan sangat mendukung pemerintah kabupaten setempat yang memberikan peluang kepada petani untuk menjual kopi arabika karena dapat menambah keuntungan dengan menjual kopi dalam seduhan.

“Selain menguntungkan para petani kopi, juga bagi anak-anak muda yang membuka stand karena mereka yang jelas juga akan membeli kopi berbentuk bubuk kepada petani,” tuturnya.

Ia menyebutkan, berbagai macam jenis kopi arabika yang dijual dengan seduhan atau olahan di “Kampung Kopi” lokasinya di Alun-Alun Kota Bondowoso, yakni “bule mountain”, “blue java”, robusta, dan beberapa jenis kopi arabika lainnya.

“Di “Kampung Kopi” harganya bermacam-macam mulai dari harga Rp7.000 per cangkir hingga Rp22.000 per cangkir dan tergantung jenis kopinya. Dan harga tersebut lebih murah bila dibandingkan di kafe-kafe di kota besar,” ujarnya.

loading...
loading...