Waktu yang Tepat untuk Panen Baby Fish Nila

Pertanianku — Tidak hanya ukuran konsumsinya yang dikejar oleh konsumen, ukuran baby fish nila juga diminati. Terutama, baby fish nila jenis nila gift. Biasanya, untuk mendapatkan nila ukuran konsumsi membutuhkan waktu budidaya selama 3–6 bulan, sedangkan baby fish nila hanya perlu dipelihara selama satu bulan. Selain waktu pemeliharaan yang lebih singkat, harga jual baby fish nila terbilang bagus.

baby fish nila
foto: Pertanianku

Budidaya ikan balita bisa dilakukan di kolam air tawar, tambak, jaring apung, atau dilakukan dengan budidaya tumpang sari bersama padi.

Baby fish nila atau ikan balita merupakan istilah untuk ikan nila yang dipanen saat masih berusia 30–45 hari. Ikan ini masih berukuran 5–7 cm. Apabila budidaya dilakukan di dalam kolam, panen bisa dilakukan dengan cara mengeringkan kolam secara bertahap hingga ketinggian air di dalam kolam hanya 20–30 cm.

Setelah itu, bagian tengah kolam atau di bagian pinggir dibuat saluran menuju ke pintu air. Dasar kolam di dekat pintu air dibuat menjadi cekung berbentuk kotak dengan kedalaman air sekitar 20 cm. Cekungan tersebut berfungsi sebagai tempat ikan-ikan balita berkumpul sehingga Anda dapat lebih mudah menangkap dengan menggunakan seser tangan. Setelah ditangkap, pindahkan ikan ke wadah-wadah penampungan yang sudah diisi dengan air bersih.

Budidaya baby fish nila juga bisa dilakukan dengan pola mina padi. Benih ikan nila ditabur ke sawah saat padi berumur 50 hari. Umumnya, padi unggul dipanen saat berumur 110 hari. Oleh karena itu, 10 hari sebelum panen padi, baby fish yang ditebar ke sawah sudah dipanen terlebih dahulu.

Proses panen pada pola mina padi dapat dilakukan dengan cara mengeringkan petak sawah secara perlahan-lahan. Setelah itu, panen ikan dengan menggunakan serok dan pindahkan ke wadah penampungan seperti bak fiber glass. Selanjutnya, ikan diangkut ke tempat unit pengolahan untuk didistribusikan ke pelanggan atau pasar.

Baca Juga:  Kebiasaan Lele di Habitat Aslinya

Baby fish ikan nila sering dijadikan ikan beku dan ikan krispi yang diolah dengan cara digoreng. Produk ikan balita ini terkenal memiliki rasa gurih, teksturnya krispi, dan bisa dimakan beserta tulangnya. Tulang rawan yang terdapat di dalam tubuh anak ikan nila ini akan melunak setelah digoreng, bagian ini dapat menjadi sumber kalsium.