Waktu yang Tepat untuk Penyemprotan Pestisida ke Pohon Cabai

Pertanianku — Penggunaan pestisida pohon cabai tidak boleh dilakukan sembarangan. Penyemprotan pestisida harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang, baik dari segi dosis maupun waktu penyemprotan. Hal ini dikarenakan penggunaan pestisida bisa menjadi bahaya atau masalah baru jika dilakukan sembarangan.

pestisida pohon cabai
foto: pertanianku

Waktu penyemprotan pestisida pohon cabai dilakukan pada pagi hari atau setelah embun tanaman menghilang. Pada saat itu, stomata daun tanaman sedang membuka sehingga pestisida atau pupuk daun yang Anda berikan bisa masuk dan terserap secara optimal oleh tanaman.

Pemberian pestisida yang dilakukan pada siang hari atau pada saat suhu sedang panas-panasnya kurang dianjurkan karena penggunaan pestisida menjadi kurang efektif. Pada saat itu stomata daun sedang menutup. Selain itu, saat matahari sedang terik penguapan pestisida yang terjadi sangat besar.

Loading...

Jika pemberian pestisida ke pohon cabai belum selesai, Anda bisa melanjutkannya pada sore hari, saat suhu sudah menurun. Untuk menangani hama secara optimal, penyemprotan pestisida harus dilakukan dalam waktu satu hari, apalagi untuk penanaman yang dilakukan pada area tanam yang besar. Hal tersebut berguna untuk mencegah hama dan penyakit berpindah ke area yang belum disemprot.

Pestisida yang digunakan harus sesuai dengan jenis hama dan penyakit yang menyerang. Pasalnya, satu merek pestisida tidak bisa membunuh semua jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman cabai. Oleh karena itu, Anda harus mengidentifikasi terlebih dahulu jenis hama dan penyakit yang menyerang, seberapa besar serangan yang sudah ditimbulkan dan berapa luas lahan pertanian Anda. Barulah, pada saat itu tentukan jenis pestisida yang cocok.

Setelah jenis dan dosis pestisida yang digunakan sudah sesuai, langkah selanjutnya adalah persiapan alat pendukung. Untuk lahan tanam seluas 3 hektare, penyemprotan pestisida bisa dilakukan dengan menggunakan sprayer gendong semi-otomatis minimal sebanyak 10 buah agar pekerjaan Anda lebih cepat selesai.

Baca Juga:  Cara Memelihara Pohon Terung yang Ditanam Secara Organik

Sementara itu, jika luas lahan yang dimiliki sekitar 2 hektare lebih, gunakan alat semprot power sprayer yang digerakkan oleh motor berbahan bakar bensin. Untuk mengoperasikan alat tersebut, membutuhkan pekerja sebanyak 2—3 orang. Sebanyak 1—2 orang bertugas untuk menyemprot, sedangkan 1 orang lainnya mengatur selang penyemprotan.

Keunggulan dari penggunaan alat tersebut adalah tidak memerlukan waktu penyemprotan yang lama, tidak memberatkan pekerja yang bertugas menyemprot, hampir tidak ada bagian tanaman yang tidak disemprot, dan hemat tenaga penyemprotan.

 

 

Loading...
Loading...