Waspada! Hal-hal Ini Jarang Disadari Tapi Dapat Membuat Itik Sakit

Pertanianku — Ada beberapa hal yang jarang dianggap penting, padahal mampu membuat itik menjadi sakit. Itik sakit bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah cara pemeliharaan yang kurang baik. Berikut ini beberapa faktor penyebab itik sakit yang jarang disadari oleh peternak.

itik sakit
foto: pertanianku

Sanitasi lingkungan yang tidak baik

Itik merupakan hewan yang tidak bisa hidup di sanitasi yang buruk. Sanitasi tersebut meliputi seluruh aspek yang berhubungan langsung dengan itik, di antaranya tempat makan dan minum, lantai kandang, serta sanitasi di sekitar kandang. Anda harus secara rutin membersihkan semuanya agar tidak menjadi sumber penyakit yang tidak disadari oleh para peternak.

Biosekuriti yang tidak ketat

Biosekuriti menjadi salah satu faktor yang harus dilakukan oleh peternak. Biosekuriti tersebut di antaranya petugas menggunakan pakaian khusus saat berada di dalam kandang, pakaian yang dikenakan sejak di luar kandang tidak boleh dipakai di dalam kandang, serta petugas harus menggunakan alas kaki untuk mencegah kontak kaki dengan tanah.

Anda juga harus memastikan kandang tidak bisa dimasuki oleh hewan lain seperti tikus dan kucing. Hewan-hewan tersebut bisa menjadi pembawa bibit penyakit dari luar ke dalam kandang. Selain itu, kehadirannya juga bisa menyebabkan itik menjadi stres.

Setiap petugas yang masuk ke kandang harus menyelupkan alas kaki ke dalam air yang mengandung disinfektan. Hal tersebut juga berlaku untuk orang asing yang akan masuk ke kandang harus disemprot disinfektan terlebih dahulu untuk mencegah adanya bibit penyakit yang terbawa.

Manajemen kandang yang salah

Manajemen kandang sangat memengaruhi keberhasilan peternakan, termasuk juga mencegah itik jatuh sakit. Manajemen atau pengaturan yang harus diperhatikan adalah pemberian pakan, lantai kandang (litter), ventilasi, dan faktor lingkungan.

Baca Juga:  Tips Memelihara Ayam Elba Petelur Berkualitas

Manajemen pakan berkaitan dengan kualitas serta kuantitas pakan yang diberikan. Komposisi pakan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan itik. Manajemen lantai kandang juga harus diperhatikan karena lantai yang kotor akibat kotoran menumpuk bisa menyebabkan gas amoniak di dalam kandang tinggi. Gas tersebut menyebabkan oksigen di dalam kandang berkurang dan akhirnya mengakibatkan gangguan pernapasan pada itik.

Manajemen ventilasi berfungsi menjaga sirkulasi udara di dalam kandang agar tetap berjalan lancar sehingga bau amoniak dari kotoran itik bisa diminimalisir. Semakin besar jumlah itik yang dipelihara, jumlah oksigen yang dibutuhkan semakin meningkat.

Manajemen terakhir yang tidak kalah penting adalah pengaruh faktor lingkungan seperti cuaca dan suhu. Anda harus mempertimbangkan pengaruh lingkungan, apalagi kondisi lingkungan yang berubah secara ekstrem.

 

 


loading...