Waspada! Harga Dua Komoditas Ini Diprediksi Melonjak Jelang Ramadan

Pertanianku – Jelang Ramadan beberapa pekan ke depan, harga komoditas mulai meroket. Salah satu komoditas pangan berpotensi bergejolak saat ini adalah bawang putih dan daging sapi. Oleh karena itulah, Direktur Pengadaan Perum Bulog Tri Wahyudi melakukan beberapa antisipasi agar tidak terjadi gejolak harga.

Tri mengatakan pemerintah melalui Bulog telah menyediakan 38 ribu ton daging beku yang diimpor dari India, untuk menjaga stabilitas harga daging.

“Bulog ditugasi pemerintah untuk importasi daging beku India. Kami punya stok hampir 38 ribu ton daging beku saat ini,” katanya, seperti melansir Republika (15/5).

Selain 38 ribu ton itu, Bulog juga sudah mempersiapkan izin impor daging beku dari India sebesar 51 ribu ton. Menurut Tri, daging beku yang diimpor dari India, yakni jenis kerbau.

“Kami siap eksekusi itu apabila kebutuhan dalam negeri masih kurang. Stok daging yang kami kuasai ini cukup untuk kebutuhan Ramadan, dan kami punya cadangan untuk importasi lagi,” ujar Tri.

Sementara untuk bawang putih, Tri memaparkan Kementerian Perdagangan telah meminta agar harga bawang putih di tingkat eceran menjadi Rp38.000 per kg. Dia mengakui, beberapa waktu lalu harga bawang putih sempat melonjak hingga di atas Rp40.000.

Tri meyakini permintaan harga bawang putih senilai Rp38.000/kg itu sangat mungkin untuk diterapkan dalam kondisi sekarang ini. Jika tidak sanggup, Bulog akan turun tangan untuk menambah pasokannya.

“Sekarang Pak Menteri minta harga eceran bawang putih untuk pekan ini maksimal Rp38.000 per kilogram. Harus bisa, dan kami meyakini bisa, kalau nggak bisa kami yang akan turun tangan,” tuturnya.

Kebutuhan bawang putih dalam negeri, diakui Tri, memang masih dipenuhi lewat impor. Sebab, pasokan dari dalam negeri pun tergolong kecil seperti dari Temanggung. Namun, untuk bawang merah, pasokan berlimpah, terutama dari daerah seperti Brebes, Solok, dan daerah sentra bawang merah lainnya.

loading...
loading...