Waspada Saat Ikan Arwana Terlihat Sering Mengigit Ekor

Pertanianku — Ikan arwana bisa bertingkah laku aneh, seperti menggetar-getarkan ekor atau mengigitnya. Anda harus tahu, perilaku tersebut bukan tanda ikan sedang pamer, tetapi tanda dari adanya penyakit. Jika ikan peliharaan sudah mulai menggigit ekor, Anda harus segera mengatasinya karena perilaku tersebut merupakan pertanda munculnya penyakit. Pehobi ikan arwana menyebut penyakit ini dengan sebutan penyakit gigit ekor ikan arwana.

gigit ekor ikan arwana
foto: Pertanianku

Penyakit gigit ekor disebabkan oleh bakteri Trichodina sp atau virus Oodium pilullaris. Kedua penyebab penyakit tersebut bisa dicegah dengan memberikan garam ikan sebanyak 10—25 gram atau disesuaikan dengan ukuran akuarium dan obat antibakteri Blitz icth atau super internal sebanyak 2—3 tetes.

Virus dan bakteri penyebab gigit ekor ikan arwana biasanya datang bersama pakan yang tidak bersih. Oleh karena itu, pakan yang akan diberikan ke ikan arwana harus direndam terlebih dahulu ke dalam kalium permangatan dengan konsentrasi ¼ gram/m3 air selama 30—60 menit.

Jika ikan arwana Anda sudah telanjur terjangkit penyakit gigit ekor, segera ganti ¾ air akuarium yang lama dengan air yang baru. Untuk menghindari stres pada arwana, tutup bagian depan dan sebelah bawah akuarium, kemudian ganti akuarium liquid filter.

Selanjutnya, taburkan garam ikan sebanyak 20—25 gram dan masukkan obat antibakteri seperti Super Internal satu tablet dan obat tetraciciline sebanyak 2—3 hari. Biarkan kondisi akuarium seperti ini selama 2—3 hari.

Setelah tiga hari berlalu, ganti ¾ air akuarium, lalu taburkan garam ikan dan obat dengan dosis yang sama seperti pemberian pertama. Cara ini perlu dilakukan hingga ikan benar-benar sembuh dan tidak menggigit ekornya lagi.

Jika kondisi sobekan pada ekornya tidak terlalu parah, biasanya ikan arwana bisa berangsur-angsur sehat dan benar-benar pulih setelah satu bulan menjalani perawatan. Yang jelas, perawatan tidak boleh berhenti di tengah jalan karena dapat menyebabkan penyakit tersebut kambuh kembali.

Baca Juga:  Histamin, Racun pada Ikan karena Cara Pengolahan yang Salah

Selama masa pengobatan, ikan arwana tetap diberikan pakan seperti biasa. Jika nafsu makan ikan terlihat menghilang, Anda perlu memberikan pakan jangkrik sebanyak 1—2 ekor.