Waspada! Ternyata Semut Rangrang Merupakan Hama Pohon Mangga

PertaniankuSemut rangrang atau Oecophylla smaragdina Fabr. berasal dari famili Formicidae ordo Hymenoptera sangat mudah dijumpai di pohon-pohon buah. Sekilas, semut rangrang terlihat sebagai hewan biasa saja yang hidup di suatu pohon. Namun, tahukah Anda bahwa kehadiran semut rangrang di pohon mangga bisa mengganggu pertumbuhan pohon tersebut.

semut rangrang
foto: pixabay

Warna semut rangrang cokelat kemerahan, ukurannya sekitar 1,26 cm, dan biasanya menggigit ketika merasa terancam.

Semut rangrang biasanya akan membuat sarang di pohon dengan menyusun daun-daun yang masih muda dan kebetulan daun tersebut saling berdekatan. Daun-daun muda akan dihubungkan satu sama lain dengan perekat seperti benang laba-laba. Semut mampu membuat sarang selama 3—4 hari dan sarang tersebut akan dihuni oleh koloni semut yang jumlahnya bisa mencapai ribuan.

Koloni semut akan bertelur di dalam sarang tersebut. Telur inilah yang sering diincar oleh burung-burung sebagai sumber pakan yang bergizi bagi burung. Telur semut rangrang sering disebut juga kroto.

Sebenarnya, semut rangrang tidak menyebabkan gangguan pada pohon mangga secara langsung. Namun, kehadirannya di pohon mangga bisa menyebabkan banyak kerugian, apalagi jika sudah bersarang dengan beribu anggota koloninya.

Kehadiran semut dalam jumlah yang besar bisa mengganggu aktivitas panen buah. Para pekerja bisa digigit oleh semut. Meskipun gigitannya tidak berbahaya, gigitan tersebut bisa membuat kulit bentol dan terasa perih. Aktivitas panen akan semakin sulit jika populasi semut tidak terkendali.

Selain itu, kehadiran semut di pohon mangga juga bisa memancing kutu penghasil embun seperti kutu hijau, kutu sisik, atau kutu putih. Kutu-kutu tersebut akan menyerap cairan tanaman mangga sehingga pertumbuhan tanaman menjadi terhambat.

Pengendalian hama semut bisa dilakukan dengan pemotongan sarang semut. Sarang tersebut bisa dipindahkan atau dibudidayakan untuk menghasilkan kroto. Mengingat, kroto merupakan sumber pakan yang bagus bagi semut dan ikan hias. Jika populasi semut sudah tidak bisa dikendalikan, Anda bisa menggunakan insektisida organik.

Baca Juga:  Pupuk Pohon Rambutan agar Cepat Berbuah

Penggunaan insektisida tersebut juga bisa mengusir kutu penghasil embun madu yang otomatis hadir bersama dengan semut.

 

 


loading...