Waspadai Ciri-ciri Tanaman yang Kekurangan Unsur Hara

Pertanianku — Tanaman membutuhkan unsur hara untuk tumbuh dan berkembang. Itu sebabnya Anda perlu melakukan pemupukan secara rutin sesuai dengan kebutuhan tanaman. Kekurangan unsur hara merupakan mimpi buruk karena kondisi ini jarang disadari dengan cepat.

Kekurangan unsur hara
foto: pertanianku

Kekurangan unsur hara bisa diketahui dari kondisi tanaman. Saat kekurangan unsur hara, tanaman akan menunjukkan gejala-gejala abnormal seperti perubahan warna dan kondisi pada daun. Agar kondisi kekurangan tersebut bisa segera diatasi, Anda harus mengenali ciri-ciri tanaman yang sedang mengalami kekurangan unsur hara seperti di bawah ini.

Daun muda menguning

Daun tanaman yang masih muda tetapi sudah menguning bisa menjadi pertanda tanaman kekurangan unsur hara besi (Fe) atau mangan (Mn). Unsur mangan berfungsi untuk pembelahan sel dan digunakan dalam proses pernapasan serta fotosintesis. Sementara itu, unsur hara besi berfungsi untuk proses pernapasan tanaman dan pembentukan zat hijau daun.

Daun dewasa menguning

Gejala ini bisa disebabkan oleh tanaman kekurangan unsur hara molybdenum. Unsur hara ini berfungsi mengikat nitrogen dari udara bebas dan mengaktifkan enzim nitrogenase.

Daun tua menguning

Daun tua yang menguning bisa karena tanaman kekurangan nitrogen, kalium, magnesium, atau calcium. Nitrogen dan kalium merupakan unsur hara makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang tepat. Sementara itu, magnesium dan calcium merupakan unsur hara mikro yang tetap dibutuhkan tanaman meski dalam jumlah lebih sedikit.

Daun muda menggulung

Kondisi daun muda yang menggulung karena tanaman kekurangan kalium, seng, boron, atau moblybdenum. Kalium berfungsi membentuk protein dan karbohidrat, memperkuat tanaman, dan sumber daya tanaman untuk bertahan dari kekeringan dan penyakit. Adapun seng mengaktifkan jenis enzim dan berperan dalam biosintesis auksin. Sementara itu, boron berfungsi mengangkut karbohidrat ke dalam tubuh tanaman, membantu bagian tanaman untuk tumbuh aktif, dan berperan dalam pembelahan sel pada tanaman biji.

Baca Juga:  Manfaat Penjarangan untuk Tanaman Jabon

Tanaman kuntet

Tanaman kuntet atau kerdil bisa disebabkan oleh tanaman kekurangan natrium dan fosfor. Kedua unsur hara tersebut merupakan unsur hara makro yang tidak boleh sampai kurang. Natrium berfungsi untuk merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman, membentuk zat hijau daun, dan membentuk protein, lemak, serta berbagai senyawa organik lainnya. Sementara itu, fosfor berfungsi merangsang pertumbuhan akar, proses asimilasi dan pernapasan tanaman, serta mempercepat pembungaan dan pemasakan.