Waspadai Kualitas Air Kolam Ikan Lele yang Buruk

Pertanianku— Seringkali banyak orang mengira bahwa ikan lele bisa hidup di mana saja, termasuk dengan kualitas air kolam yang buruk. Padahal, kualitas air kolam lele sangat menentukan kesehatan tubuh ikan lele. Kualitas air kolam Ikan lele yang buruk dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri Aeromonas sp menjadi sangat pesat.

air kolam lele
foto: Pertanianku

Bakteri Aeromonas sp. dapat menyerang ikan dan sangat sulit diobati. Ikan lele yang sudah terserang bakteri ini kemungkinan besar akan mati karena serangannya sangat ganas dan merusak ikan lele. Hal lain yang perlu dikhawatirkan dari bakteri ini adalah menular. Bakteri bisa menular ke ikan yang masih sehat sehingga akan menyebabkan kematian massal.

Bakteri menyerang benih berukuran 1—12 cm. Ikan yang sudah terserang akan mengalami perubahan warna kulit menjadi gelap, kasar, dan muncul banyak pendarahan. Pendarahan juga terjadi di dalam hati, ginjal, dan limfa. Selanjutnya, ikan menjadi lemah dan sulit bernapas.

Cara mencegah penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini sudah tentu dengan menjaga kualitas mutu air. Pembudidaya harus rajin menguras air, lalu menambahkan air baru sebanyak volume air yang dikeluarkan. Pembudidaya juga bisa menggunakan antibiotik atau probiotik untuk mencegah bakteri berkembang biak. Penggunaan antibiotik atau probiotik tersebut harus mengikuti anjuran yang sudah ditetapkan agar tidak membahayakan ikan.

Meski sangat ganas, ikan yang sudah terserang bakteri masih ada kemungkinan sembuh. Cara pengobatannya dilakukan dengan merendam ikan ke dalam terramycine 25—30 mg/kg ikan per 3 hari. Perawatan tersebut perlu diulang sebanyak 3 kali agar bakteri yang bersarang di dalam tubuh ikan mati.

Terramycine dicampurkan ke dalam pakan ikan dengan dosis 50 mg/kg. Pakan campuran tersebut harus diberikan selama 10 hari berturut-turut. Gunakan sulphonabid sebanyak 100 mg/kg per hari selama 3—4 hari mendatang.

Baca Juga:  Klaster Tambak Udang KKP Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Aceh Timur

Sayangnya, benih yang sudah terserang bakteri ini tidak akan bisa sembuh sehingga lebih baik dibuang saja dengan cara dikubur agar tidak menular ke ikan lain yang masih sehat.

Anda bisa mempelajari banyak hal tentang budidaya ikan lele di buku 99 Persen Sukses Budidaya Lele. Buku tersebut membahas berbagai pertanyaan yang sering ditemui saat budidaya lele. Untuk mendapatkannya sebagai referensi, Anda bisa langsung menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.