Wortel, Sayuran yang Bagus untuk Penderita TBC

Pertanianku — TBC merupakan penyakit yang menginfeksi seseorang dengan tingkat kekebalan tubuh yang lemah. Penyakit ini tergolong cukup mudah menyebar. Penularannya melalui udara yang diembuskan oleh pengidapnya, kemudian dihirup oleh orang lain.

TBC
foto: Pertanianku

Gejala penyakit ini terkadang tidak terlihat. Akan tetapi, biasanya pengidap akan mengalami batuk berkepanjangan, rasa sakit di bagian dada, penurunan berat badan secara drastis, dan nafsu makan menurun.

Orang yang rentan terserang penyakit ini adalah mereka yang tinggal di kawasan kumuh, penuh, dan sesak, serta karena ventilasi rumah yang buruk. Penyakit TBC lebih banyak menyerang laki-laki daripada perempuan.

Penderita TBC sangat dianjurkan mengonsumsi berbagai makanan, seperti buah-buahan dan sayuran yang berwarna hijau tua, oranye, serta kacang-kacangan. Selain itu, penderita juga disarankan mengonsumsi susu, daging, makanan yang kaya protein, dan makanan ringan.

Salah satu sayuran yang dianjurkan untuk penderita TBC adalah wortel. Umbi berwarna oranye ini sangat mudah ditemukan karena familiar di masyarakat. Wortel memiliki tekstur renyah dan rasa yang manis. Khasiat wortel kaya akan zat antioksidan, vitamin C, B, serat, kalsium, asam folat, dan lainnya.

Wortel kaya akan zat betakaroten yang dapat diubah menjadi vitamin A. Kandungan vitamin A tersebut, kemudian akan ditransformasikan ke retina, rhopsin, dan pigmen ungu yang bisa mempertajam penglihatan di malam hari. Itu sebabnya wortel terkenal baik untuk mata.

Wortel mengandung antioksidan yang baik untuk penderita TBC. Wortel dapat menjadi sayuran penyembuh penyakit TBC. Namun, wortel harus dipadukan dengan bahan-bahan lain, seperti daun mint, cuka murni, dan madu. Caranya, jus wortel dengan daun mint, tambahkan dua sendok cuka murni dan dua sendok madu. Selanjutnya, campur semua bahan tersebut, jus ini baik dikonsumsi tiga kali sehari.

Baca Juga:  Cara Membuat Es Krim Sayur yang Mudah nan Menyehatkan

Jus wortel bermanfaat untuk mengencerkan dahak, memelihara paru-paru, dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, minuman ini juga dapat mencegah efek yang berbahaya dari obat anti-TBC.

Penderita TBC juga sebaiknya mengonsumsi apel, anggur, dan juga 25 gram parutan kelapa setiap harinya. Antioksidan yang dihasilkan dari makanan ini sangat baik dikonsumsi bagi penderita TBC.